Fabbriche, Kota Hantu Bawah Danau di Italia - Male Indonesia
Fabbriche, Kota Hantu Bawah Danau di Italia
MALE ID | Story

Di Italia ada sebuah kota kuno yang dijuluki sebagai "Kota Hantu". Karena kota ini berada di dasar danau selama 25 tahun. Wilayah yang dikenal sebagai Fabbriche di Careggine ini tenggelam sejak 1940an.

photo: Teseo/wikipedia

Fabbriche disebut juga sebagai Atlantisnya Italia. Kota ini awalnya berada di permukaan pada abad ke-12. Kota ini  menjadi umah bagi sekitar 150 penduduk, 31 rumah dan sebuah gereja batu yang kokoh. Menurut situs berita Italia La Repubblica, selama ratusan tahun, kota kecil itu adalah surga bagi pengrajin pandai besi. 

Tetapi pada tahun 1946, itu berakhir ketika perusahaan energi Italia Enel membangun bendungan hidroelektrik di lembah sekitarnya. Danau Vagli yang merupakan danau buatan yang berada tidak jauh dari desa tersebut kebanjiran setelah pembangunan dam tersebut. Penduduk kota kemudian dipindahkan ke desa terdekat.

Terendam di bawah 34 juta meter kubik air, ternyata struktur masih utuh, termasuk rumah-rumah batu, jembatan, pemakaman dan Gereja San Teodoro. Dalam 75 tahun ketika Fabbriche di Careggine berada di dasar danau, orang yang mengunjungi tempat itu memiliki empat kesempatan untuk berjalan di antara batu-batu kuno yang tahan air, yakni batu yang berusia suda ada sejak tahun 1958, 1974, 1983 dan 1994.

Kini, Selama puluhan tahun. "Kota Hantu" itu akan terlihat. sebagaimana dilaporkan Lonely Planet, danau tersebut akan kembali mengering dan mengungkap keberadaan Desa Fabbriche di Careggine yang diperkirakan telah berusia lebih dari 13 abad. 

Fenomena surutnya danau pun tentu menjadi pengalaman langka, karena orang bisa kembali melihat bangunan di Desa Fabbriche di Careggine yang telah lama tenggelam. Enel, organisasi yang mengelola dam di sekitar desa mengatakan bahwa ada kemungkinan pihaknya akan mengosongkan danau tersebut sekali lagi pada 2021.

Mengutip Visit Tuscany, menginjakkan kaki di desa yang dibanjiri dengan 34 juta kubik air adalah pengalaman yang langka. Sebab, pada 2016, danau di desa ini pernah ingin dikeringkan kembali hanya saja rencana tersebut urung dilaksanakan karena beberapa faktor. 

SHARE