Mantan Vokalis Naff Beri Rasa Baru di Lagu Lawas - Male Indonesia
Mantan Vokalis Naff Beri Rasa Baru di Lagu Lawas
MALE ID | News

Musisi Ady, yang dikenal sebagai mantan vokalis dan pencipta lagu-lagu Naff, merilis tiga single lawas dengan rasa baru. Dia bersiap meluncurkan versi anyar dari tembang “Kaulah Hidup dan Matiku”, “A.N.G”, dan “Bila Kau Nanti Milikku”.

Photo: Youtube

Sebelum ini, dia juga menghadirkan empat tembang aransemen baru yang mengandalkan kematangan vokal. Pada tiga rilisan mendatang, Ady banyak melakukan eksplorasi teknis dari segi musikalitas yang keluar dari rasa orisinalnya. 

Ketiga lagu versi baru ciptaan Ady itu hadir dengan waktu berbeda. Tembang "Kaulah Hidup dan Matiku" rilis 24 Juni 2020, lagu "A.N.G" dirilis 1 Juli 2020, dan versi baru "Bila Nanti Kau Milikku" hadir untuk penikmat musik mulai 8 Juli 2020. 

"Kaulah Hidup dan Matiku" semula rilis pada 2008 dalam album Rahasia Hati dari Naff. Tembang menceritakan tentang seseorang yang menumpukan harapan pada kekasihnya dan meyakini pasangannya akan menemani hari-hari hingga akhir hayat. 

Ady mengatakan, tidak ada yang salah dengan lagu-lagu Naff yang orisinal, tetapi semenjak dirinya memutuskan bersolo karier, ia merasa ada banyak hal menarik yang bisa dilakukan dari lagu hit terdahulunya. 

"Kalau di empat lagu sebelumya, saya lebih mengandalkan kematangan vokal sedangkan dalam tiga lagu baru ini saya mengandalkan teknis musik yang lebih beragam,” tutur Ady lewat siaran pers.

Ady memilih musik upbeat dan sentuhan jaz untuk versi baru lagu ikonik tersebut. "Ini tantangan bagi saya, bagaimana membuat aransemen baru untuk lagu yang sudah punya penggemarnya sendiri, tanpa mengubah roh yang ada di dalamnya," kata pria bernama lengkap Rusyaedi Makmun itu. 

Untuk mengaransemen lagu "A.N.G", Ady menggunakan contra bass, saxophone, serta flute guna memberikan nuansa bossa nova. Dia bahkan sampai tiga kali membongkar aransemen baru hingga mendapatkan formula yang dianggap tepat. 

Sementara, lagu "Bila Nanti Kau Milikku" rilisan 2009 tidak terlalu mengalami perombakan. Ady hanya menambahkan unsur elektro dan menambah tempo iramanya menjadi upbeat, dengan pertimbangan menyasar pendengar milenial. 

Musisi kelahiran Makassar itu berharap tiga karyanya bisa memberikan warna baru serta diterima oleh banyak orang. Melengkapi lagu-lagu tersebut, Ady sudah mempersiapkan tiga video klip yang akan hadir pada saat perilisan masing-masing tembang. 

"Kendalanya, karena saya memproduksi video musik bersama tim di Bandung di tengah masa pandemi, tapi dengan mengikuti segala aturan saya yakin video musik ini bisa mewakili pesan yang ada di tiap lagu," ujar Ady.

SHARE