Manfaat Penting Berjalan Kaki Setiap Hari - Male Indonesia
Manfaat Penting Berjalan Kaki Setiap Hari
MALE ID | Sex & Health

Banyak penelitian menyatakan bahwa berjalan kaki setiap hari memberikan manfaat kesehatan yang luar biasa bagi tubuh. Menurut sebuah laporan dari Akademi Olahraga dan Latihan Kedokteran di Kanada, berjalan selama 150 menit seminggu dapat mengurangi risiko penyakit kronis sebesar 25-50 persen.

Male IndonesiaPhoto: pexels.com

Fakta lain menyebutkan, melakukan olahraga ringan hingga sedang, lebih efektif daripada pengobatan selama rehabilitasi bagi penderita gejala stroke. Demikian pula pencegahan diabetes dan pengobatan sekunder penyakit jantung, berjalan kaki sama efektifnya dengan minum obat.

Sebuah studi Journal of Clinical Oncology melaporkan bahwa sejumlah kecil aktivitas fisik, seperti berjalan cepat selama 20 menit atau lebih dalam sehari, mengurangi risiko dari tujuh jenis kanker. Aktivitas berjalan kaki juga akan memperbaiki kualitas tidur malam Anda menjadi lebih baik.

“Kita perlu mulai berpikir tentang berjalan sebagai kegiatan yang sehat,” saran Dr Jane Thornton, seorang dokter keluarga di London, Ontario, dari laman readersdigest canada.

Dia menganjurkan agar kita menganggap aktivitas fisik sebagai obat. Pada tahun 2014, Thornton bekerja dengan Akademi Olahraga dan Latihan Pengobatan Kanada untuk meminta dokter meresepkan aktivitas fisik bagi pasien, termasuk berjalan. “Saya tidak berpikir itu adalah obat mujarab untuk semua orang, tetapi ini adalah salah satu solusi termudah dan terbaik yang kami miliki,” katanya.

Seperti diketahui, kegiatan berjalan kaki cukup mudah dilakukan dan tidak memakan biaya. Manfaatnya untuk mempermudah aliran darah ke otot dan organ tubuh lainnya, juga memperkuat otot jantung dalam mengirim darah ke seluruh tubuh dengan detak yang lebih teratur per menit. Berjalan juga membantu membangun otot lain, terutama bagian bawah tubuh, serta meningkatkan keseimbangan dan kekuatan.

Ketika tubuh kita tidak cukup bergerak, mereka menjadi kaku. Ligamen (jaringan pengikat tulang pada persendian), tendon, dan otot akan mengencang saat tidak digerakan, menyebabkan nyeri persendian. Bagi penderita sakit punggung, berjalan kaki bisa menjadi obat karena akan mengaktifkan dan menguatkan otot-otot di sepanjang tulang belakang. “Nyeri perlahan akan membaik hanya dengan menggerakkan otot-otot itu,” kata Thornton.


Berjalan kaki bahkan juga bermanfaat bagi kesehatan mental. Menurut studi tahun 2019 oleh para peneliti di Universitas Harvard menyebutkan bahwa orang dengan risiko genetik menderita depresi akan lebih kecil kemungkinannya untuk berjuang melawan kondisi tersebut. Namun dengan olahraga berjalan, kondisi tersebut bisa berkurang.

Berjalan juga mengurangi risiko demensia dan penyakit Alzheimer. Studi dari Universitas McMaster menunjukkan bahwa aktivitas aerobik (termasuk berjalan kaki) mampu meningkatkan fungsi memori. Menurut Dr Jennifer Heisz, yang bekerja pada penelitian tersebut, berjalan kaki akan meningkatkan produksi protein yang memacu pertumbuhan sel-sel otak baru. Sel-sel ini membantu menguatkan memori otak.

Dr Lisa Bélanger, pendiri Knight’s Cabin, sebuah badan amal Kanada untuk para penderita kanker, menjelaskan bahwa berjalan kaki memiliki kekuatan untuk membatalkan pola pikir negatif. "Jika Anda memikirkan suatu masalah, kemudian Anda berjalan-jalan, maka aktivitas di otak Anda berubah, Anda akan berpikir lebih baik," katanya.

Untuk mendapatkan manfaat terbaik dari berjalan kaki, perlakukan itu seperti olahraga. Demikian kata kata Korey Samuelson, pelatih kebugaran pribadi di Calgary. Dia menyarankan, berjalanlah dengan postur tegak, kepala tegak, tidak melihat ke atas atau ke bawah. Pertahankan pandangan Anda sekitar lima meter di depan.

SHARE