Yudis Dwiko Akhirnya Berani Tampil Depan Layar - Male Indonesia
Yudis Dwiko Akhirnya Berani Tampil Depan Layar
MALE ID | News

Seorang musisi belakang layar harus mempunyai good attitude, open minded dan terus membangun network agar bisa terus eksis. Hal-hal itu pun yang dilakukan Yudis Dwiko atau Yudis Dwikorana alias Yudis DK dalam menjaga eksistensinya.

Photo: doc. pribadi

Nama musikus Yudis Dwiko lebih banyak bermain di belakang layar. Eksistensinya seringkali dilihat dari berbagai karya yang dinyanyikan musisi handal Tanah Air. Selama dua dekade, dirinya dikenal sebagai penggarap jingle/scoring iklan dan Original Soundtrack film (OST).  

Beberapa penyanyi yang pernah mendapat sentuhan Yudis Dwiko, antara lain Dewi Sandra, Krisdayanti, Titi DJ, Memes, Iwa K hingga Reza Artamevia, Agnes Monica pernah bekerjasama dengannya. "Biasanya saya membantu mereka sebagai komposer sekaligus Music Arrangernya,” ujar Yudis Dwiko dalam keterang tertulisnya.

Lantas Yudis menjelaskan terkait ciptaan lagunya kepada beberapa musisi. Dengan Iwa K, kata Yudis, ia sudah bersahabat lama dengannya. Di mana menudur dia, kala itu sezaman ketika dirinya berserta kawan-kawannya membentuk GUEST Band. "Waktu itu personalnya adalah Gustav, Nti, Tori Sudarsono dan Melly,” kata Yudis Dwiko. 

Di samping itu, Yudis juga pernah bekerja bersama Melly Goeslaw dalam penggarapan Di Mana Malumu yang merupakan petikan soundtrack film Ada Apa dengan Cinta. Kala itu, Yudis mendukung sahabatnya, Anto Hoed, yang menjadi music director album soundtrack film fenomenal karya Mira Lesmana dan Riri Riza.

Mulai Tampil depan Layar
Setelah sekian lama berada di balik layar, kini Yudis memberanikan diri muncul di depan layar. Sangat mengherankan memang, di tambah ia kini bermetamorfosa ke jenis akustik. Jika melihat kebelakang, Yudis merupakan salah satu peletak dasar dance music di Indonesia. Dia meraih berbagai penghargaan saat berkiprah di genre ini, mulai dari BASF Awards, majalah Rolling Stone Indonesia, hingga AMI Awards.

"Sebenarnya ini bukan saya banget. Tapi once in lifetime kayaknya perlu. Jika beruntung ya berlanjut," tutur Yudis, yang pernah mendirikan band Sinikini dengan menjadi gitaris.

Saat tampil di depan layar, Yudis pun merilis tiga single secara beruntun yang dikemas dengan bahasa sederhana dan mengalir begitu saja. Single pertama yang dirilis Yudis adalah Keinara, diikuti Semua Ingin Bahagia, dan Hingga. Single-single itu pun di luar dugaan memperoleh respons yang sangat baik.

"Tentu saya bersyukur, insting saya untuk menekuni accoustic music ternyata benar. Sekarang jenis musik ini paling banyak dimainkan dan didengar gen milenial," kata Yudis. "Di ketiga single tadi, saya ingin bertutur lewat dominasi instrumen guitar. Nyanyi pun sebisa saya. Musiknya jadi organik, simpel sekali. Meski ada bobot dan fase perenungan dan pendalaman."

Yudis memiliki rencana untuk menjilid seluruh singlenya menjadi satu album penuh yang seolah mempunyai rangkaian cerita. Dalam hal ini, dia bakal berkolaborasi dengan seorang cerpenis, dan juga merilisnya dalam format vinyl.

Terbaru, Yudis turut terlibat dalam pembuatan album EP Iwa K 2020 pada single I Wish featuring Mathhew Sawyer yang rilis 17 Mei lalu. Sepuluh hari sebelumnya, Yudis merilis lagu Sajjaad Ali dan Iwa K berjudul Just Say Bismillah yang dikemas dalam nuansa hip hop dan R&B modern sehingga terdengar fresh dan fun.

Lagu tersebut diciptakan serta diaransemen Yudis dengan cerita soal pentingnya sikap selalu tawakal, dengan lambaran cinta dan percaya kepada Allah subhanahu wa ta'ala. "Kita boleh berusaha dengan sungguh-sungguh dalam mencari rezeki yang halal dan kebaikan-kebaikan lainnya, tetapi jangan lupa untuk menyandarkan hati kita kepada Allah yang Maha Kuasa atas segala sesuatu," tutup Yudis.

SHARE