Sebelum Memutuskan CLBK, Perhatikan 3 Hal Ini - Male Indonesia
Sebelum Memutuskan CLBK, Perhatikan 3 Hal Ini
MALE ID | Relationships

Dalam situasi percintaan, cinta lama bersemi kembali (CLBK) biasa saja dan sah-sah terjadi. Hal ini mungkin diakibatkan karena hati keduanya yang masih terpaut atau rasa yang masih memiliki. 

Photo by Alexander Popov on Unsplash

Pada satu waktu, dua sejoli kembali merajut cinta yang sebelumnya pernah putus. Ditambah lagi, pesona si dia yang semakin cantik paska putus, membuat CLBK masih sering saja terjadi.

Meski kadang banyak orang yang anti sama CLBK, nyatanya kemungkinan CLBK memang sering terbuka lebar. Apalagi jika alasan putus bukan karena hal yang prinsipil. CLBK juga bisa menjadi kesempatan kedua bagi pasangan untuk memperbaiki kesalahan di masa lalu.

Sayangnya, CLBK tidaklah hal yang mudah untuk dilakukan. Banyak pasangan yang justru masuk pada kesalahan yang sama dan cintanya kandas lagi di tengah jalan. Kalau sudah begini, jangan tanyakan siapa yang salah, namun apa yang sebenarnya harus dilakukan agar hubungan bisa langgeng. 

Nah, Jika Anda sedang berpikir untuk kembali mengambil hati mantan kekasih Anda, seperti dilansir dari laman Your Tango dan Love Learnings, inilah beberapa hal yang harus dipastikan.

Siap untuk Mencintai dan Memaafkan
Salah satu tanda Anda dan pasangan siap untuk bersama kembali adalah rasa saling mencintai dan siap untuk memaafkan. Untuk meyakinkannya, coba pikirkan setelah beberapa hari tanpanya, apakah Anda tetap merasa bahwa ia menyayangi Anda dengan segala perhatiannya? Siapkah pula Anda untuk mengampuni dan memulai lembaran baru dengannya? Jika ya, maka ini adalah sinyal kuat yang tak boleh diabaikan.

Mengomunikasikan Persoalan
Di setiap keputusan untuk berpisah pasti ada pula masalah yang dihadapi. Entah sekecil apapun, Anda wajib mengomunikasikannya dengan mantan pasangan sebelum rujuk sebab di waktu mendatang masalah yang sama sangat mungkin terjadi. Jika tidak belajar memahami dan memahami kesalahan yang terdahulu, hubungan pun bisa kembali retak.

Membayangkan Apa yang Akan Terjadi di Masa Depan
Sekarang adalah waktunya untuk berpikir tentang cita-cita di masa tua. Apa yang ingin Anda lakukan dan dengan siapa menghabiskan seluruh waktu tersebut? Jika dia adalah orangnya, itu berarti secara psikologis Anda tidak pernah bisa lepas dari sosoknya. Memang, apa yang kita pikirkan akan direkam oleh otak sehingga apabila Anda selalu memikirkannya, jawaban dari masa depan pun tidak berubah selain dengan si dia.

SHARE