Penderitaan di Abad Pertengahan yang Aneh - Male Indonesia
Penderitaan di Abad Pertengahan yang Aneh
MALE ID | Story

Ada sebuah cerita yang berasal dari tahun 1960-an tentang seorang pria yang overdosis pada LSD dan menjadi gila secara permanen. Dalam kegilaannya, dia percaya dirinya adalah segelas jus jeruk. Dia takut berbaring, jangan sampai tumpah, atau tidur, jangan sampai ada yang meminumnya. 

Photo: Rosmairy/Wikipedia

Kisah itu kemungkinan tidak lebih dari legenda urban, tetapi paralel dengan khayalan nyata yang diderita banyak orang sepanjang periode Modern awal dari abad ke-14 hingga abad ke-19. Ini adalah khayalan bahwa sebagian tubuh mereka terbuat dari kaca. 

Mengutip laman Ancient-Origins, beberapa dokumen medis yang berasal dari periode itu juga menggambarkan kasus-kasus di mana pasien percaya bahwa mereka adalah objek kaca tertentu, seperti vas atau kendi. Penyebab khayalan kaca yang misterius dan tersebar luas ini masih menjadi bahan perdebatan.

Raja Charles VI, Kasus Delusi Kaca Paling Terkenal
Kasus delusi kaca yang paling terkenal mungkin adalah kasus Raja Charles VI dari Perancis. Charles VI (1368-1422) naik tahta pada 1380 pada usia sekitar 11, tetapi ia tidak mulai memerintah secara independen sampai 1388. Sampai saat itu, ia telah berada di bawah pengawasan paman-pamannya.

Dia adalah raja muda yang menjanjikan pada awalnya, hingga akhirnya Charles VI jatuh sakit pada 1392 dan memiliki apa yang diyakini sejarawan adalah episode skizofrenik pertamanya. Charles VI menjadi percaya bahwa dia terbuat dari kaca dan dia tidak akan bergerak tanpa mengenakan pakaian yang diperkuat.

Aristokrat dengan Pantat Kaca
Charles VI adalah kasus yang paling terkenal, tetapi ia hanya satu dari sekian banyak aristokrat dan cendekiawan yang menderita delusi kaca aneh ini selama lima atau enam abad terakhir. 

Kisah lain, diceritakan oleh dua tabib kerajaan dari akhir abad ke-16 dan awal abad ke-17, menceritakan tentang seorang bangsawan tak dikenal yang meyakini dirinya terbuat dari kaca dan mengurung dirinya di ranjang jerami untuk melindungi dirinya dari kehancuran. Dia secara khusus percaya bahwa dia adalah vas kaca.

Suatu hari, dokternya, frustrasi karena tidak berhasil membujuknya keluar dari khayalannya, membakar tempat tidur jerami dan mengunci bangsawan di kamarnya. Ketika lelaki itu mulai menggedor pintu, memohon dokternya untuk membukanya, dokter itu bertanya mengapa dia tidak hancur dengan semua gedoran jika dia terbuat dari kaca. Akhirnya ia sadar dari khayalannya itu.

SHARE