Ini Dia Negara yang Dipenuhi dengan Uang Seluler - Male Indonesia
Ini Dia Negara yang Dipenuhi dengan Uang Seluler
MALE ID | Works

Afrika adalah pemimpin global dalam hal uang mobile. Selama bertahun-tahun, ia telah menjadi bagian tak terhindarkan dari lanskap jasa keuangan Afrika. Sejak dekade terakhir, operator jaringan seluler (MNO) telah mendominasi layanan uang seluler di seluruh benua.

male indonesia uang selulerPhoto by Nathan Dumlao on Unsplash

Selain itu, FinTech juga telah meletakkan fondasi yang kuat di pasar yang telah menyebabkan banyak bank bersaing secara agresif untuk pelanggan mobile banking. Ketika berbicara tentang layanan keuangan Seluler (MFS) maka itu mencakup seluruh spektrum layanan keuangan langsung dari giro dan pembayaran hingga investasi, pinjaman, asuransi, dan tabungan. 

Sedangkan, uang seluler hanyalah sebagian dari MFS yang disediakan oleh perusahaan telekomunikasi yang memungkinkan pengguna untuk menerima, mengirim, dan menyimpan uang dengan menggunakan ponsel mereka.

Menurut GSMA dalam laman Digipay, lebih dari setengah total 282 layanan uang seluler yang beroperasi di seluruh dunia berada di Afrika. Saat ini, ada sekitar 100 juta akun uang seluler di Afrika. Adopsi pelanggan ini jauh lebih banyak daripada Asia Selatan yang merupakan wilayah terbesar kedua dalam hal pangsa pasar uang seluler dengan sekitar 40 juta akun uang seluler aktif.

Uang seluler di Afrika memainkan peran penting dalam memungkinkan usaha kecil dan konsumen yang memiliki sedikit atau tidak ada akses ke layanan perbankan untuk mengirim dan menerima uang dengan cara yang cepat dan aman di jarak yang jauh.

Saat ini, di sana layanan manajemen keuangan seluler telah mencakup beragam layanan keuangan seperti asuransi, kredit, pengiriman uang internasional, dan M-Pesa yang memiliki kurang dari seperempat total pengguna MFS di Afrika.

Banyak orang mungkin berpikir bahwa pasar tertentu berada di ambang kejenuhan dan karenanya tidak ada lagi ruang untuk pertumbuhan layanan keuangan seluler di Afrika. Namun, anggapan ini sama sekali salah.

Itu karena, dalam beberapa tahun terakhir semenjak 2013, penetrasi uang seluler telah meningkat lebih dari 30 persen per tahun. Selain itu, margin pembayaran di Afrika juga merupakan yang tertinggi di seluruh dunia dengan sekitar dua persen dari nilai transaksi.

SHARE