Kota-kota Terlantar yang Sarat Cerita Sejarah - Male Indonesia
Kota-kota Terlantar yang Sarat Cerita Sejarah
MALE ID | Story

Ternyata di berbagai belahan dunia banyak kota-kota yang terlantar. Kendati ditinggalkan, didalam memiliki cerita ssejarah yang menarik. Dilansir dari Foxnews, berikut adalah beberapa kota terlantar yang sarat cerita sejarah di dalamnya.

Male IndonesiaPhoto by Andre Benz on Unsplash (ilustrasi)

Pulau Hashima, Jepang
Pulau mungil seluas 16 hektar (ha) di Nagasaki itu dulunya salah satu pulau terpadat di dunia. Menurut National Geographic, selama paruh pertama abad ke-20, lebih dari 5.000 orang tinggal dan bekerja di pulau itu.

Pulau dikembangkan oleh Mitsubishi Corporation sebagai sarana memasuki tambang batubara bawah laut yang terletak di bawahnya. Hashima sibuk dengan kehidupan sampai 1974, ketika minyak bumi melampaui batubara sebagai sumber energi pilihan dunia dan Mitsubishi mengumumkan penutupan tambang.

Dalam beberapa bulan, semua penduduk pergi dan pulau itu ditutup secara permanen. Kota hantu Pasifik digunakan sebagai latar belakang dalam film James Bond 2012 Skyfall.

Ur, Irak
Didirikan pada 3800 SM, Ur pernah menjadi kota paling kuat dan padat penduduknya di kekaisaran Sumeria. Semua yang tersisa dari kota besar yang dulunya rumah bagi 80 ribu orang adalah puing-puing dan sisa-sisa Ziggurat besar.

Great Zimbabwe, Zimbabwe
Sementara Eropa kacau pada Abad Pertengahan, jauh di selatan Afrika ada kerajaan besar, kaya, dan modern dalam pengerjaan logam dan arsitektur. Zimbabwe Besar adalah rumah bagi hingga 20 ribu orang dan meluas hingga ke Mozambik.

“Reruntuhan yang terletak di dekat kota Masvingo saat ini, menampilkan sebuah arsitektur yang tak tertandingi di tempat lain di Afrika atau di luarnya," kata arkeolog Peter Garlake dilansir di Fox News.

Kota Tellem, Mali
Jauh di atas Tebing Bandiagara di Mali, Afrika Barat, terletak sejumlah kota terbengkalai yang menyerupai rumah jurang Anasazi di New Mexico. Dulunya adalah rumah bagi pigmi Tellem, kota-kota yang dulu ramai itu dibangun pada abad ke-11, tetapi secara misterius ditinggalkan pada abad ke-16.

Chan Chan, Peru
Pada 600 tahun yang lalu, Chan Chan di Peru Utara adalah kota metropolis terbesar di Amerika. Dibangun dengan desain yang rumit, menurut Smithsonian bahwa ibukota peradaban Chimú, yang berlangsung dari 850 M hingga sekitar 1470 itu merupakan tempat tinggal masyarakat teknik pertama di Dunia Baru.

Kota itu mengalami kehancuran, setelah Chimu ditaklukkan suku Inca di abad ke-15. Hari ini, sisa-sisa kejayaan berada di bawah serangan yang berbeda, seperti perubahan iklim dan curah hujan yang tinggi, reruntuhan lumpur hancur.

SHARE