Bolehkan Makan Pedas Setelah Sakit Lambung Reda? - Male Indonesia
Bolehkan Makan Pedas Setelah Sakit Lambung Reda?
MALE ID | Sex & Health

Para dokter kerap mendapatkan pertanyaan dari pasien sakit lambung, terkait menyantap makanan pedas ketika penyakit sudah mereda. Sebenarnya, bolehkah pasien sakit lambung menyantap makanan pedas apabila sudah sembuh?

Male Indonesia Photo by Miguel Andrade on Unsplash

Dalam sesi bincang melalui Instagram Live, dokter spesialis penyakit dalam konsultan gastro entero hepatologi, Prof Ari Fahrial Syam menuturkan bahwa makan cabai lagi diperbolehkan dan bisa, akan tapi tidak bisa berlebihan.

Selain itu, tak hanya cabai, mereka yang pulih dari nyeri lambung juga bisa mengkonsumsi makanan, seperti cokelat dan keju. Namun dengan porsi tak berlebihan karena lambungnya sensitif dan berisiko membuat penyakit lambung kambuh.

Di sisi lain, beberapa orang terutama usai Lebaran suka mengeluhkan nyeri bagian perut kanan atas. "Ada berbagai faktor salah satunya masalah di liver. Untuk memastikan, sebaiknya segeralah melakukan USG pada perut Anda." ucap Ari.

Masalah Penyakit Baru
Usai Ramadhan dan Lebaran biasanya sederet masalah muncul. Penyakit yang sudah terkontrol saat Ramadhan hadir, belum lagi penyakit baru dan semua ini penyebabnya faktor makanan.

"Biasanya dalam dua hari makanan Lebaran masih banyak di meja misalnya rendang, gulai dan yang jadi masalah makanan ini dipanasin lagi. Apa yang terjadi? Semakin pekat (santan) nilai garam semakin tinggi, kandungan kolesterol lebih meningkat oleh karena itu maka harus menjadi perhatian masyarakat," tutur Ari.

Perhatikan asupan makanan berlemak, manis, kurang serat, konsumsi jeroan, lalu seafood yang bisa mempengaruhi kadar asam urat. Belum lagi konsumsi makanan dari bahan daging berlebihan, menyebabkan kadar kolestrol lebih tinggi, buang air besar jadi tidak lancar.

Selain faktor makanan, kebiasaan langsung tidur setelah makan juga bisa memunculkan masalah kesehatan salah satunya refluks asam lambung. Agar ini tak terjadi sebaiknya beri jeda dua jam sebelum Anda tidur malam.

Cara Atasi Sakit Perut Setelah Makan Pedas
Selain tahu porsi rasa pedas ketika memakan pedas agar tidak menimbulkan rasa sakit di perut, mengutip dari berbagai sumber, ada beberapa cara atasi rasa sakit perut setelah menikmati makanan pedas.

Minum Rebusan Air Jahe
Jahe telah lama dikenal sebagai bahan alami untuk mengatasi masalah perut. Senyawa antiradang pada jahe diyakini dapat meringankan keluhan sakit perut, perut kembung, diare, mual dan muntah, hingga irritable bowel syndrome (IBS).

Bahan pangan ini dapat dikonsumsi dalam berbagai bentuk. Anda bisa mencampurnya dengan teh, mengonsumsinya dalam bentuk suplemen, atau mengolahnya dengan cara yang paling sederhana, yakni direbus.

Kompres Perut dengan Air Hangat
Kompres hangat memang tidak mengatasi sakit perut secara langsung. Namun, sensasi hangat yang Anda rasakan akan mengalihkan Anda dari rasa sakit dan melemaskan otot-otot saluran pencernaan.

Anda dapat menggunakan kain lap yang dibasahi air hangat, botol berisikan air hangat, atau heating pad. Tempelkan pada perut saat sakit mulai terasa, tapi jangan menggunakannya terlalu lama agar kulit iritasi.

Mengonsumsi Makanan dan Minuman Pelarut Capsaicin
Salah satu cara terbaik untuk mengatasi perut sakit setelah makan pedas adalah dengan menghilangkan penyebabnya, yakni capsaicin. Untuk mengurangi efek capsaicin pada tubuh, Anda perlu mengonsumsi makanan dan minuman yang dapat melarutkannya.

Capsaicin larut dalam lemak. Jadi, Anda dapat melarutkannya dengan susu full-fat, yogurt, selai kacang, atau sedikit minyak zaitun. Roti dan nasi tidak bisa melarutkan capsaicin, tapi keduanya mampu menyerap senyawa ini dengan baik.

Minum Campuran Lemon dan Madu
Jika makan pedas membuat Anda sakit perut, cobalah untuk meminum campuran lemon dan madu. Campuran ini juga dapat meredakan pedas pada mulut. Madu mengandung butiran gula alami yang menyerap capsaicin, sementara lemon yang bersifat asam dapat menetralisasi capsaicin dengan cara mengikat molekulnya. Namun, berhati-hatilah jika Anda memiliki penyakit lambung.

SHARE