Cara Menghindari Kulit Kering Saat Berpuasa - Male Indonesia
Cara Menghindari Kulit Kering Saat Berpuasa
MALE ID | Looks

Seringkali berpuasa menyebabkan kulit menjadi kering. Pola makan saat sahur dan berbuka puasa tidak tepat memicu kekurangan cairan yang menyebabkan kulit menjadi kering.

Photo by Alexander Krivitskiy on Unsplash

Kol Kes dr. Iwan Trihapsoro, SpKK, SpKP, FINSDV, FAADV, dokter spesialis kulit dan kelamin mengatakan pada saat puasa tubuh akan mengalami dehidrasi karena berkurangnya intake cairan. Dampak kekurangan cairan adalah kulit kering.

Banyak Minum Air Putih Saat Sahur dan Berbuka
Kurang minum menyebabkan kulit mengalami dehidrasi. Air mempengaruhi proses pembuangan toknis, sehingga kurang minum menyebabkan toksin menumpuk di dalam tubuh, yang menjadikan kulit kusam dan kering. Dalam sehari dianjurkan minum 2 liter atau 8 gelas.

Saat berpuasa, cukupi kebutuhan minum saat berbuka dan sahur. dr. Inayah Budiasti, MS, SpGK, dokter spesialis gizi klinik, konsumsi air putih saat puasa dapat menggunakan rumus 2-4-2, yakni 2 gelas saat berbuka, 2 gelas saat makan, 2 gelas sebelum tidur malam dan 2 gelas saat sahur. Saat sahur juga sebaiknya minum suplemen.

Pilih Sabun Mandi Berpelembab
Di bulan puasa sebaiknya pakai sabun mandi yang mengandung pelembab atau moisturizer, yang ber-pH balance atau sabun bayi. Tidak dianjurkan pakai sabun yang mengandung banyak antiseptik karena akan membuat kulit kering.

Makan Makanan Berserat
Agar kulit tidak kering saat berpuasa, sebaiknya banyak makan makanan berserat saat sahur dan berbuka puasa. Karena itu, dianjurkan banyak konsumsi buah-buahan, sayur-sayuran, gandum, oat, dan kacang-kacangan. 

Makanan berserat selain bertahan lama di lambung sehingga seseorang yang berpuasa menjadi lebih kuat, juga bagus untuk kulit. Pasalnya, makanan berserat seperti buah-buahan yang juga kaya vitamin A, C, dan E, menyimpan cairan lebih lama.

Mengurangi Gula, Minyak, Santan, Garam, serta Kafein
Pola makan yang sehat berarti mengurangi karbohidrat simpleks seperti tepung dan gula, serta dalam pengolahannya mengurangi minyak, santan dan garam. Terlalu banyak konsumsi minyak, santan dan garam menyebabkan rasa sangat haus.

Sebaiknya juga mengurangi minuman yang kadar kafeinnya tinggi seperti teh hijau, kopi, cokelat kental dan minuman manis. Pasalnya, minuman tersebut bersifat diuretik sehingga akan sering buang air kecil, yang artinya cairan tubuh akan cepat keluar.

Tidur Cukup
Di bulan puasa tetap harus mencukupi kebutuhan tidur atau beristirahat. Selain menyebabkan rasa lemas dan kantuk, kurang tidur juga membuat kulit menjadi kering dan kusam.

Berolahraga Menjelang Berbuka Puasa
Berolahraga tidak hanya membuat tubuh bugar, tetapi juga membuat kulit kencang dan cerah, karena dengan berolahraga peredaran darah menjadi lancar. Sebab itu, ketika di bulan puasa sebaiknya melakukan olahraga ringan seperti jalan santai, naik sepeda, dan lain-lain di sore hari menjelang berbuka puasa. Lakukan olahraga secara rutin 3-5 kali seminggu.

SHARE