Merangkul Kegagalan dan Bersiap untuk Sukses - Male Indonesia
Merangkul Kegagalan dan Bersiap untuk Sukses
MALE ID | Works

Mungkin Anda kerap mendengan bahwa kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda. Itu bukanlah sekadar kalimat motiviasi, tetapi jika Anda dapat menajalaninya. Hal itu akan benar-benar memberikan kesuksan terhadap Anda.

Photo by Ruthson Zimmerman on Unsplash

Apabila Anda tidak mempercayai dan lebih memilih untuk menyimpan dikepala Anda soal kesempurnaan, justru itu akan menjauhkan Anda dari tantangan dan pengalaman. Dalam laman Psychology Today, alasannya karena perfeksionis ini kurang kreatif dan inovatif daripada rata-rata orang.

Selain itu, seseorang yang terlalu fokus pada kinerja mereka sendiri dan selalu cepat untuk membela diri. Juga dikatakan kurang baik, karena sifat-sifat ini mencegah mereka dari memiliki fokus yang diperlukan ketika datang untuk mempelajari tugas-tugas baru.

Alasan Kegagalan itu Bagus
Mengapa kegagalan adalah bahan penting untuk sukses? Mengutip laman Lifehack, menurut artikel Daniel Kahneman dan Amos Tversky, bahwa kegagalan memiliki dampak negatif yang jauh lebih besar daripada dampak positif. Tidak heran kalau kebanyakan orang takut gagal. Dan, di sinilah mulai menariknya.

Contohnya, sebut saja Amazon (yang di dalamnya bersama dengan Apple, Facebook dan Google, dianggap sebagai salah satu perusahaan teknologi Big Four) memiliki budaya yang toleran terhadap kegagalan. Dan Jeff Bezos, pendiri dan CEO Amazon percaya bahwa budaya ini adalah salah satu alasan utama pencapaian besar perusahaan selama 25 tahun terakhir.

Artinya, melihat hal tersebut kegagalan bisa membuka dunia peluang menarik bagi Anda. Bagaimana cara kerjanya? Dengan terus menunjukkan Anda jalan baru untuk bepergian. Dan, dengan membantu Anda belajar dari kesalahan, sehingga Anda bisa menjadi lebih baik di waktu berikutnya. Ini juga membantu Anda mengidentifikasi apa yang tidak berfungsi untuk hidup Anda, dan apa yang ada.

Jika Anda masih perlu meyakinkan bahwa rahasia kesuksesan adalah kegagalan, maka lihatlah beberapa orang sukses yang sempat mengalami kegagalan:

JK Rowling menemukan katalog kegagalan tidak lama setelah lulus dari perguruan tinggi. Bahkan sempat menjadi pengangguran, kehancuran pernikahannya, dan hidup sebagai orang tua tunggal. Namun, alih-alih menyerah pada kehidupan, dia menggunakan kegagalan ini untuk mendorongnya menulis seri fantasi Harry Potter, seri buku terlaris dalam sejarah.

Walt Disney juga tidak memiliki awal yang mudah. Dia putus sekolah pada usia serta gagal bergabung dengan tentara. Kemudian, salah satu usaha bisnis awalnya, Laugh-o-Gram Studios, bangkrut. Dia juga dipecat dari surat kabar Missouri karena "tidak cukup kreatif." Apakah dia dikalahkan oleh kegagalan ini? tidak, justru Anda tahu akhirnya dengan kartun paling terkenal, Mickey Mouse.

Michael Jordan juga sempat mengatakan tentang kekuatan kegagalan, “Saya telah melewatkan lebih dari 9.000 tembakan dalam karier saya. Saya telah kehilangan hampir 300 pertandingan. 26 kali, saya dipercaya untuk mengambil permainan yang menang dan gagal. Saya telah gagal berulang kali dalam hidup saya. Dan itulah mengapa saya berhasil."

Jadi, apakah Anda siap untuk merangkul kegagalan Anda dan mengambil jalan bangga menuju kesuksesan?

SHARE