Dia yang Disebut Sebagai Pembalap Paling Lengkap - Male Indonesia
Dia yang Disebut Sebagai Pembalap Paling Lengkap
MALE ID | Sport & Hobby

Juara dunia dua kali balap motor Grand Prix, Alex Criville, mengakui ketangguhan dari pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez. Ia menilai Marquez sebagai pembalap paling lengkap.

Photo: MatteoNL97/Wikipedia

Marquez memang telah menjelma menjadi pembalap yang tangguh di pentas MotoGP. Sejak debut pada 2013, ia bisa terus mendominasi perlombaan hingga meraih gelar juara. Total, sudah ada enam gelar juara yang diraihnya di pentas MotoGP.

Koleksi gelar juara Marquez pun dipercaya masih akan terus bertambah. Sebab, ia masih menunjukkan performa yang apik di atas sirkuit. Sayangnya, Marquez belum bisa memastikannya pada musim ini karena MotoGP 2020 belum bisa dimulai akibat merebaknya pandemi virus corona.

Aksi apik Marquez di atas sirkuit pun tampaknya telah membuat Criville terkesan. Ia pun tanpa ragu melontarkan pujian untuk pembalap berjuluk The Baby Alien tersebut. Menurutnya, salah satu kunci kesuksesan Marquez dalam berkarier di MotoGP adalah kemampuannya dalam mengelola setiap tekanan yang didapat.

Alih-alih hancur karena banyaknya tekanan yang didapat, Marquez justru menjadikannya sebagai motivasi. Karena itu, penampilannya selalu mengesankan. Hasil yang didapat juga kerap sesuai dengan keinginannya. "Saat ini, Marc Marquez adalah pembalap paling lengkap. Dia telah berhasil menciptakan gaya membalap baru. Marc termotivasi oleh tekanan dan tidak hancur,” ujar Criville, dalam laman Tutto Motori Web.

Marquez Masih Akui Rossi Pembalap Luar Biasa
Di sisi lain, hubungan Marc Marquez (Repsol Honda) dengan Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha) memang tidak terlalu baik dalam beberapa musim terakhir ini. Akan tetapi, Marquez selalu memandang tinggi Rossi atas segala pencapaiannya selama berkarier di lintasan balap.

Persaingan kedua pembalap beda generasi itu mulai memanas setelah insiden di MotoGP Malaysia 2015. Hubungan Marquez dan Rossi semakin buruk dengan kejadian di MotoGP Argentina 2018. Setelah itu, hubungan Marquez dan Rossi tidak pernah membaik seperti sebelumnya.

Namun, faktanya adalah sewaktu kecil Marquez merupakan penggemar Rossi. The Baby Alien kagum dengan pencapaian Rossi yang mengoleksi sembilan gelar juara dunia. Sebanyak tujuh di antaranya Rossi raih di kelas MotoGP, sedangkan dua sisanya diraih di kelas 125 cc dan 250cc.

Marquez menjadikan Rossi sebagai panutan, yang ditiru untuk berkembang sebagai pembalap MotoGP. Selain Rossi, Marquez juga menjadikan Dani Pedrosa dan Mick Doohan sebagai panutannya. Sangat penting bagi Marquez memiliki panutan untuk ditiru. “Pada akhirnya, Anda harus tahu cara memisahkan beberapa hal. Apa yang dilakukan Valentino (Rossi) luar biasa. Itu adalah tonggak. Pedrosa dan Doohan pun begitu. Penting untuk memiliki referensi yang ditiru dan tumbuh sebagai pembalap,” kata Marquez.

Menjadikan Rossi, Pedrosa dan Doohan sebagai panutan, membuat Marquez jadi pembalap yang sehebat sekarang. Marquez sudah mengoleksi delapan gelar juara dunia, yang enam di antaranya diraih di kelas MotoGP. Jika menjuarai MotoGP 2020 maka prestasi Marquez akan sama dengan Rossi. Patut diketahui, Marquez baru berusia 27 tahun sehingga kemungkinan besar dia bisa melewati pencapaian Rossi.

SHARE