Redakan Stres dengan Konsumsi Makanan Herbal - Male Indonesia
Redakan Stres dengan Konsumsi Makanan Herbal
MALE ID | Sex & Health

Besar atau kecil tingkatan stres, tetap membuat Anda kewalahan saat dihinggapinya. Untuk meredakannya, ada beberapa suplemen herbal yang disarankan Susan Blum MD, MPH, spesialis penyakit kronis dan asisten profesor klinis di Departemen Kedokteran Pencegahan di Sekolah Kedokteran Icahn, Mount Sinai, New York.

Male indonesiaPhoto: Pixabay.com

Menggunakan herbal yang tepat, menurut dia, terutama adaptogen, dapat membuat perbedaan yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari Anda. Adaptogen adalah kelas herbal yang membantu menopang tubuh saat merespons stres, terutama dengan memperkuat kelenjar adrenal (kelenjar endoktrin di atas ginjal yang menghasilkan hormon). Tetapi perlu diketahui bahwa sesuatu yang dianggap herbal atau alami bukan berarti itu aman.

"Suplemen tidak diatur oleh FDA sehingga mungkin tidak melakukan seperti yang mereka klaim. Kemurnian dan kualitasnya bervariasi antara merek," kata Blum. Kuncinya adalah bertanya pada dokter Anda sebelum memulai suplemen apa pun. Itu sangat penting jika Anda  menggunakan resep obat herbal atau memiliki kondisi kesehatan yang sudah ada sebelumnya seperti diabetes atau penyakit jantung. Berikut ini beberapa jenis herbal yang dimaksud, dilansir dari readersdigest canada.

Panax ginseng
Panax ginseng atau juga dikenal sebagai ginseng Korea, adalah adaptogen, kata Lindsey Toth, ahli diet terdaftar di Chicago, dan ahli suplemen untuk Produk Kesehatan Swanson. "Ramuan ini kekuatannya untuk membantu Anda menghilangkan stres. Ini juga membantu tubuh melawan stres dengan meningkatkan suasana hati Anda dan meningkatkan fungsi kekebalan tubuh Anda.

Menurut penelitian yang diterbitkan Journal of Ginseng Research, ginseng dapat membantu mengatur respon imun dan perubahan hormon karena stres, mengurangi peradangan, dan mengurangi kecemasan dan depresi yang disebabkan oleh stres. Namun juga perlu diingat bahwa ginseng telah terbukti berinteraksi dengan obat lain, baik yang diresepkan maupun yang dijual bebas, terutama untuk penyakit jantung atau tekanan darah tinggi.


Ashwagandha
Ashwagandha adalah adaptogen lain, yang telah digunakan di India selama ribuan tahun untuk mengurangi beberapa jenis stres. "Ini membantu mengurangi stres pada tubuh dengan menurunkan hormon stres dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Tetapi itu bekerja pada sisi mental juga, dengan mengurangi depresi dan kecemasan,” jelas Lily Kiswani, MD, seorang dokter fungsional di Mumbai.

Orang yang diberi 600 mg ekstrak akar ashwagandha spektrum penuh konsentrasi tinggi selama dua bulan menunjukkan penurunan skala penilaian stres dan memiliki kadar kortisol (hormon stres) yang lebih rendah dalam darah mereka, dalam skala kecil. Namun hindari menggunakan ashwagandha jika Anda sedang konsumsi obat untuk menekan sistem kekebalan tubuh atau benzodiazepin.

Daun Banaba
Daun banaba atau daun bungur adalah jenis pohon yang menghasilkan bunga berwarna merah muda keunguan atau putih. Banaba banyak tumbuh di daerah tropis Asia Tenggara seperti Filipina, Thailand, Indonesia dan Jepang. Daun dari pohon ini bisa memperlambat produksi kortisol tubuh, hormon stres yang menyebabkan perasaan "berkelahi atau lari".

"Bahan aktif dalam daun banaba adalah asam corosolic, yang memperlambat tubuh dari mengubah kortisol tidak aktif menjadi kortisol aktif," kata Mikka Knapp, ahli diet terdaftar di Sarasota, Florida, dan pendiri Bright Body Nutrition. Peredam kortisol memainkan peran penting dalam memerangi perasaan stres dan kecemasan. Selain itu banaba juga dapat menurunkan tekanan darah dan gula darah sehingga tidak boleh dikonsumsi dengan obat-obatan.

SHARE