Ilie Nastase, Atlet Tenis Pertama No 1 Dunia - Male Indonesia
Ilie Nastase, Atlet Tenis Pertama No 1 Dunia
MALE ID | Sport & Hobby

Tahukah Anda, bahwa Ilie Nastase, adalah orang pertama yang menjadi petenis nomor satu di dunia. Ia menduduki peringkat nomor 1 dunia dari 23 Agustus 1973 hingga 2 Juni 1974.

Photo: Flickr upload bot/Wikipedia

Nastase adalah salah satu dari sepuluh pemain dalam sejarah yang telah memenangkan lebih dari 100 gelar profesional ATP (60 tunggal dan 45 ganda). Ia adalah pemain pria pertama yang memenangkan gelar Perancis Terbuka tanpa kehilangan satu set (1973). 

Maka tidak berlebihan untuk mengatakan bahwa Ilie Nastase ikut bertanggung jawab atas ledakan minat dalam tenis pada tahun tujuh puluhan. 

Awal Karier
Pada awal karirnya di tahun 1966, Nastase melakukan perjalanan keliling dunia untuk bersaing dengan teman baiknya Ion ?iriac. Bersama-sama, mereka mewakili Rumania dalam kompetisi Piala Davis, menjadi runner up tiga kali: pada 1969, 1971, dan 1972.

Di permainan tunggal, Nastase memenangkan turnamen pertamanya di Cannes pada 16 April 1967. Kemenangan pertamanya melawan pemain top terjadi pada 1969 di Stockholm, di mana ia mengalahkan Tony Roche dan Stan Smith.

Mengutip laman Britanica, Nastase, yang menjadi profesional pada tahun 1969, memenangkan beberapa gelar di Tur Association of Tennis Professionals (ATP), termasuk acara ganda di Perancis Terbuka. 

Pada tahun 1973 ia memenangkan gelar kedua, dan terakhir, single utama dengan kemenangannya di Perancis Terbuka. Tahun itu ia bekerja sama dengan Jimmy Connors memenangkan pertandingan ganda di Wimbledon. Keduanya juga menang di AS Terbuka pada 1975. 

Selain itu, Nastase juga kadang-kadang berkompetisi dalam ganda campuran dan dua kali memenangkan acara itu di Wimbledon (1970 dan 1972). Nastase secara konsisten mendapat peringkat lebih tinggi di peringkat dunia daripada yang ditunjukkan oleh rekor turnamen utamanya, menempatkannya di antara 10 pemain teratas dari tahun 1970 hingga 1977.

Photo: Mr.Nostalgic/Wikipedia

Keajaiban Nastase
Selama kariernya, Nastase dianggap sebagai salah satu pemain tenis paling berbekat dalam sejarah. Ia terkenal karena sihirnya dengan raket dan kemampuannya untuk menghibur, menghibur penonton dengan kejenakaan dan mimikriya (tindakan menirukan). 

Bahkan selama fase penting pertandingan, ia kerap melakukan sesuatu yang aneh, yang akan menghibur penonton. Nastase juga dijuluki "Bucharest Buffoon", karena ia dapat menguasai semua tembakan dalam permaian tenis.

Nastase pun dikenang karena gerendelnya yang indah. Nastase ahli dalam menempatkan bola tepat di luar jangkauan lawan. Menurut The Independent, Nastase paling diingat karena menjadi salah satu pemain terbaik yang pernah memenangkan gelar tunggal di Wimbledon, karena amukannya, dan penampilannya yang tampan.

Kelemahan Nastase
Kendati ia adalah orang pertama sebagai petenis nomor satu di dunia, ia juga memiliki kelemahan dia mana ia memiliki sistem saraf yang rapuh dan temperamen yang tidak menentu. Amarahnya yang kerap meledak sering mendapati dirinya didenda dan didiskualifikasi. 

Tetapi ketika ia mempertahankan konsentrasinya selama pertandingan, ia bisa menyulap tenis yang paling menghancurkan, dianggap sebagai penyihir tenis atau seorang seniman yang menciptakan dengan orisinalitas yang hebat.

Selain itu, Harpercollins mencatat bahwa, sebagai hasil dari status selebritisnya, Nastase bergerak di antara orang-orang cantik. Bukunya mengenang beberapa pertemuan dan pengalamannya yang lebih mengesankan, termasuk berdansa semalaman di Studio 54 New York dan Castel di Paris bersama orang-orang seperti Bianca Jagger dan Claudia Cardinale, dan merapikan beberapa wanita yang paling diinginkan di dunia (salah satunya seorang wanita dari Italia).

SHARE