Sering Sembelit, 5 Makanan untuk Kesehatan Usus - Male Indonesia
Sering Sembelit, 5 Makanan untuk Kesehatan Usus
MALE ID | Sex & Health

Saat pencernaan kurang baik atau sembelit, tentu ini adalah kondisi yang kurang menyenangkan. Penyebabnya karena sembarangan memilih makanan dan kurang minum air.

Photo oleh Darko Djurin dari Pixabay

Penyebab sembelit yang sering terjadi baisanya karena rutinitas Anda yang tidak cukup untuk sering ke kamar mandi. Gangguan semacam ini bisa terjadi karena sedang bepergian atau seringnya terlalu lama duduk. Kurangnya aktivitas dapat berdampak pada keteraturan usus Anda.

Mengutip laman Lifehack, ketika Anda mengalami sembelit disarankan untuk tidak meminum obat-obatan pencahar. Lebih baik pikirkan apa yang menyebabkan usus Anda melambat, dan apa yang dapat Anda lakukan untuk mencegahnya terjadi lagi.Hal terpenting yang dapat Anda lakukan adalah mengonsumsi makanan yang tepat untuk menjaga kesehatan usus Anda.

Air Putih
Untuk beberapa alasan, penyebab sembelit yang paling jelas adalah yang terakhir dipertimbangkan, hidrasi. Ketika Anda tidak minum cukup air, tubuh Anda dengan cepat menjadi dehidrasi. Ini berarti setiap limbah di usus Anda akan menjadi lambat dan 'macet', karena tubuh Anda tidak bisa menambahkan cukup air ke kotoran Anda. 

 
 
Jika ini masalahnya, kotoran Anda akan menjadi kecil, keras, kering, dan kental. Cobalah minum minimal 2 liter air putih setiap hari. Cara termudah untuk melakukan ini adalah dengan membawa botol minuman di mana-mana, sehingga Anda bisa minum secara teratur. Ini akan membantu memindahkan makanan dan limbah ke seluruh tubuh Anda dan menjaga semuanya mengalir secara alami.

Produk Susu Fermentasi
Yogurt dan kefir adalah dua jenis produk susu fermentasi yang dapat sangat berharga bagi usus sembelit. Keduanya mengandung probiotik, yang merupakan jenis bakteri 'ramah' yang membantu memecah makanan yang Anda makan.

Probiotik telah terbukti meningkatkan pencernaan dan eliminasi dengan mendukung lingkungan pencernaan yang sehat dan menjaga keteraturan usus.Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa menambahkan probiotik ke dalam makanan Anda dapat membantu mengurangi sembelit. 

Satu studi menemukan bahwa ketika pasien dengan sembelit kronis minum yogurt probiotik tanpa rasa setiap hari selama dua minggu, waktu transit usus mereka diperpendek secara signifikan.

Kacang-Kacangan
Ketika Anda bertanya-tanya apa yang harus dimakan ketika sembelit, jawaban terbaiknya adalah makanan kaya serat. Lentil, kacang dan buncis sangat bagus untuk mencegah dan mengobati sembelit.

Serat adalah makronutrien penting yang harus dimasukkan dalam makanan sehari-hari Anda agar usus Anda tetap sehat. Ini bekerja dengan menambahkan curah ke kotoran Anda, yang menyebabkan limbah menempel pada usus Anda dan merangsang gerak peristaltik (gerakan seperti gelombang yang mendorong limbah untuk dikeluarkan).

Penelitian telah menunjukkan bahwa hanya 100 gram kacang yang dimasak atau kacang-kacangan lainnya memberikan sekitar 26 persen dari asupan serat harian yang direkomendasikan. Terlebih lagi, makanan ini dikemas dengan banyak nutrisi lain seperti kalium, folat, seng, dan vitamin B6, yang juga membantu mendukung kesehatan usus Anda. 

Kaldu
Kaldu telah menjadi makanan pokok selama berabad-abad. Kandungan mineral yang kaya dari tulang dan bahan lainnya membuat kaldu sangat bergizi dan mudah diserap oleh usus. Yang paling penting, kaldu tulang memberikan dosis kelembaban yang baik untuk usus yang meradang atau dehidrasi. 

Kaldu bisa membantu melunakkan kotoran keras di usus dan membuatnya lebih mudah dihilangkan. Anda juga akan mendukung asupan gizi Anda jika nafsu makan Anda berkurang, yang dapat terjadi selama sembelit.

Sangat mudah untuk membuat kaldu tulang Anda sendiri dari tulang ayam atau tulang sapi. Kaldu tulang sangat bermanfaat untuk usus yang teriritasi karena kaya akan gelatin, yang dapat menenangkan lapisan dan membantu memperbaiki sel-sel yang rusak.

Brokoli
Mengonsumsi sayuran hijau tidak pernah sepenting ketika perut Anda membutuhkan stimulasi. Brokoli adalah sumber serat yang baik, seperti makanan lain yang disebutkan di atas. Tetapi juga mengandung nutrisi berharga yang disebut sulforaphane, yang dapat membantu melindungi usus dan meningkatkan pencernaan.

Penelitian menunjukkan bahwa sulforaphane bahkan dapat membantu menangkal bakteri usus 'tidak ramah' yang dapat mengganggu pencernaan normal. Satu studi menunjukkan bahwa ketika partisipan makan 20g kecambah brokoli mentah setiap hari selama 4 minggu, mereka memiliki gejala sembelit yang lebih sedikit daripada mereka yang makan kecambah alfalfa.

SHARE