Alasan Anda Perlu Menghapus Ingatan Masa Lalu - Male Indonesia
Alasan Anda Perlu Menghapus Ingatan Masa Lalu
MALE ID | Relationships

Hubungan baru tentu saja mengasyikkan dan sekaligus menantang. Mengundang seseorang ke dalam hidup Anda adalah petualangan ke wilayah yang tidak dikenal. Dan saaat itu juga dibutuhkan berbulan-bulan perbincangan atau pendekatan untuk mempelajari tentang seseorang. 

Photo by Scott Broome on Unsplash

Sejarah hubungan Anda yang sebelumnya mungkin tampak seperti epik pola yang berulang. Mungkin Anda mudah dikendalikan di masa lalu dan tiga hubungan terakhir Anda adalah kegagalan yang menyedihkan karena Anda membiarkan pasangan Anda mendominasi Anda. 

Ketika seorang wanita baru datang kepada kehiduapan Anda, sekarang Anda siap untuk meletakkan masa lalu di belakang Anda dan menetapkan arah untuk suatu hubungan baru. Tetapi, apakah saat Anda menjalani, teranya pola masa lalu hadir kembali ke kehidupan Anda.

Kenangan sulit mati, apalagi hal itu begitu dalam di hati Anda. Apakah Anda sempat mengalami yang sama? Mengutip laman Keen, mungkin ini jawaban untuk kisah cinta Anda yang selalu ingat tentang masa lalu.

Kenangan Baik Bisa Sama Buruknya
Jika Anda mengidealkan pasangan romantis terakhir Anda, ingatan itu dapat membuat orang lain terlihat kurang menarik. Anda cenderung membuat perbandingan yang tidak adil dengan melemparkan kekasih baru Anda dalam masa lalu.

Alhasil, Anda meninjau kembali ingatan-ingatan itu agar merasa baik. Tanpa wawasan tentang perilaku Anda, bahayanya adalah Anda akan terus membandingkan daripada merangkul pasangan baru Anda untuk kualitas unik mereka, yang mungkin terbukti lebih memuaskan dalam jangka panjang.

Kehidupan Lalu Menjadi Deja Vu
Kehidupan masa lalu yang Anda habiskan bersama pasangan romantis dapat mewarnai pengalaman Anda satu sama lain dalam kehidupan ini. Meskipun jarang terjadi, itu terjadi bahwa kesan, gambar atau perasaan dibawa dari satu kehidupan ke kehidupan berikutnya, menghasilkan berbagai emosi yang menyenangkan atau tidak menyenangkan.

Misalnya, jika pasangan Anda di kehidupan lampau meninggalkan Anda, Anda mungkin mengalami kecemasan dan rasa tidak aman tentang komitmen dalam kehidupan ini. Atau jika hubungan itu sangat memuaskan dalam kehidupan terakhir, Anda mungkin mengharapkan volume cinta dan penghargaan yang sama. Ketika itu tidak persis sama, Anda jatuh ke dalam kekecewaan.

SHARE