Larangan dan Cara Memadukan Sweater V-Neck - Male Indonesia
Larangan dan Cara Memadukan Sweater V-Neck
MALE ID | Looks

Sweater adalah pakaian pria yang penting selama musim dingin. Bentuk luaran ini hangat dan bertekstur. Jenisnya pun berbeda-berbeda, mulai dari cardigan hingga crewneck, dan dapat menambah daya tarik visual serta dimensionalitas yang bagus bagi seorang pria, terutama ketika dilapisi dengan item lain.

Photo: Lukasz Dunikowski/Flickr

Semua jenis sweater dapat bekerja dengan baik saat dipadukan dengan item lain, dan sweater dengan kerah V-neck berkuasa di area ini. Lehernya menunjukkan dasi dan kerah kemeja yang dikenakan di dalamnya, dan kainnya cenderung tipis dan cukup halus untuk dikenakan di bawah jaket jas. 

Bahkan ketika dikenakan sendiri, V-neck biasanya terlihat lebih bagus daripada jenis lainnya. Tetapi agar sweater V-neck terlihat tajam, Anda harus memakainya dengan baik. Mengutip laman Art of Man Liness, berikut ini ada larangan dan cara memadukan sweater V-neck agar terlihat baik saat Anda mengenakannya.

Larangan Mengenakan Sweater V-Neck
Saat Anda memutuskan untuk mengenakan sweater dengan kerah V-neck, Anda jangan sesekali memakainya tanpa ada bahan lain di dalamnya. Alias kulit tubuh Anda langsung bersentukan dengan sweater V-neck. Hal tersebut akan membuat Anda terlihat norak dan konyol.

 
 

Selain itu sweater V-neck pun akan terlihat tidak baik ketika dipadukan dengan kaos. Meski Anda adalah orang yang menyukai kaos, jangan sesekali memadukan lauarannya dengan sweater V-neck. Karena Anda akan terlihat kekanak-kanakan daripada terlihat seperti pria yang tajam dan berwibawa.

Hal lain yang tidak harus Anda kenakan sweater V-neck adalah, membeli dan mengenakan sweater V-neck berwarna hitam. Sulit untuk menjelaskan mengapa hal ini dilarang, karena Anda tidak akan terlihat tampan atau tajam sebagai pria matang. 

Padupadan yang Baik Kenakan Sweater V-Neck
Pakailah sweater V-neck yang pas dengan tubuh Anda. Jangan ambil yang longgar ataupun kekecilan. Sehingga dilengan terlihat tidak terlu longgar atau nyetrit. 

Selain itu, Anda juga harus dapat mengukur longgar sweater dengan pakaian atau item dalaman Anda seperti kemeja dengan rentang 2 inci. Sehingga kemeja Anda tidak rusak ketika mengenakan sweater jenis ini.

Perhatikan kerah-V, di mana hal itu harus cukup sempit untuk menyentuh dan menutupi ujung kerah baju Anda. Bagian bawah kerah V juga harus mengenai atau di atas bagian atas ketiak Anda. Jahitan bahu harus sejajar dengan tempat lengan Anda bertemu bahu.

Dengan wolnya yang halus, formalitas sweater V-neck berpasangan sempurna dengan kemeja, pilih kancing Oxford atau kancing atas dengan kerah semi tersebar dalam warna putih atau biru muda. Kemeja juga merupakan yang terbaik di bawah-lapisan untuk sweater V-neck karena kerah potongan memamerkan dan membingkai kerah baju Anda, dan dasi, untuk efek mapan. 

Sweater V-neck juga dapat dipasangkan dengan denim gelap, celana chino, atau celana wol, dan sepatu bot kulit atau sepatu Oxford, semua tergantung pada apakah Anda mencari tampilan yang lebih bergaya atau kasual. Sweter abu-abu dengan chino atau jeans navy, atau sweter navy dengan chino khaki atau burgundy adalah kombinasi yang baik.

SHARE