Ini Dia 4 Mitos Tentang Gaya dan Tampilan Pria - Male Indonesia
Ini Dia 4 Mitos Tentang Gaya dan Tampilan Pria
MALE ID | Looks

Banyak pria memegang beberapa mitos sebagai alasan untuk tidak meningkatkan gaya dan tampilan mereka. Sehingga ini bisa dikatakan menjadi alasan, mengapa pria terlihat bergaya monoton.

Photo by Heng Films on Unsplash

Gaya dan tampilan begitu penting untuk seorang pria. Hal ini penting untuk menunjang penampilan sehari-hari tentunya, baik dalam hal berangkat ke kantor, kencan, atau untuk pendekatan dan berkenalan dengan seorang wanita.

Maka dari itu, dalam laman Art of Man Liness, sudah saatnya Anda meninggalkan mitos-mitos ini agar Anda memiliki gaya dan tampilan yang lebih baik.

1. Selalu Mengikuti Tren Terbaru
Tren diatur oleh banyak orang, dan dapat secara spontan muncul. Tetapi sebagian besar berasal dari perusahaan pemasaran. Entah Anda melihatnya manekin atau di film Hollywood, “tampilan musim ini” ada karena produsen pakaian ingin Anda membeli pakaian sepanjang tahun atau setiap tahun.

Ada beberapa masalah untuk mengikuti tren yang dipasarkan. Yang pertama adalah, tentu saja biaya. Kebanyakan dari pria tidak memiliki kemewahan berinvestasi dalam pakaian baru setiap beberapa bulan.

Masalah utama kedua adalah bahwa "tren," menurut definisi, harus dapat dikenali. Ini berarti bahwa perancang busana bekerja untuk memasukkan ciri-ciri unik dan mencolok, mulai dari warna atau pola yang tidak biasa hingga modifikasi yang sangat parah pada potongan tradisional untuk busana pria. 

Gaya "berbeda demi menjadi berbeda" ini cenderung tidak menarik untuk jangka panjang, dan ketika mode memudar. Akhirnya, pakaian trendi dibuat menjadi cepat usang. Mereka jarang dibuat untuk tahan lama, karena asumsinya adalah bahwa pemakainya akan menggantinya dalam satu atau dua tahun. 

Anda tidak hanya mendapatkan kesepakatan yang buruk, tetapi juga berkontribusi pada pemborosan yang tidak perlu. Alternatif yang lebih baik adalah dengan membeli pakaian yang kokoh dan berkualitas tinggi yang dibuat dan dirancang dengan gaya klasik dan abadi tanpa perkembangan eksperimental. 

2. Membutuhkan Tubuh yang Bagus
Menjadi super-ripped tampak hebat di pantai, tapi itu tidak masalah, karena sebagian besar hidup Anda dihabiskan dengan pakaian. Dan faktanya, atlet dan binaragawan yang serius mungkin benar-benar memiliki waktu yang lebih sulit untuk terlihat tampan dalam pakaian bisnis normal.

Alasannya, karena sebagian besar pakaian yang akan Anda beli di department store tidak akan dipotong untuk proporsi berlebihan. Itu bukan untuk mengatakan bahwa seorang pria harus mengabaikan kesehatannya atau tidak mengindahkan penampilan tubuhnya. 

Kunci untuk terlihat baik terletak pada mengetahui pakaian apa yang cocok dengan tipe tubuh Anda, pria kurus dengan anggota tubuh langsing mungkin menginginkan yang lebih besar, pria yang luas dengan banyak beban di bagian tengah tubuh akan menginginkan gaya pelangsingan, dan sebagainya.

Pria yang tidak percaya diri dengan penampilan fisik mereka dapat mengubah penampilan mereka secara signifikan dengan setelan yang dirancang dengan baik dan pas. Jaket yang bagus cenderung membuat pundak terlihat lebih luas dan pinggang lebih ramping.

3. Orang tidak Selalu Menilai dari Penampilan
Orang-orang sering membuat keputusan tentang Anda jauh sebelum mereka punya waktu untuk menilai karakter Anda, penampilan Anda akan menjadi standar untuk penilaian orang lain. 

Akibatnya, penampilan Anda selalu menjadi pengirim pesan ke orang lain. Gaya yang sengaja diabaikan, rambut acak-acakan, jeans longgar, dan T-shirt tua, antara lain, cenderung berkata, "Saya tidak peduli apa yang Anda pikirkan tentang saya."

Itu menarik bagi beberapa orang. Dan dorongan itu masuk akal. Semua orang ingin dihargai berdasarkan kemampuan mereka sendiri. Tetapi pandangan itu masih mengatakan, "Saya tidak peduli," dan itu membuat orang tidak mau berbisnis atau bersosialisasi dengan Anda. 

Mengapa mereka melakukannya? Anda sudah memberi tahu mereka bahwa Anda tidak tertarik dengan pendapat mereka, tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Berpakaian bagus akan selalu penting, tidak peduli seberapa sempurna karakter Anda atau mengesankan prestasi Anda. 

Anda tidak harus percaya bahwa pakaian yang lebih baik membuat seseorang menjadi orang yang lebih baik, tetapi Anda harus menyadari pengaruh penampilan Anda sebelum Anda sempat membuka mulut.

4. Pakaian Bagus Membutuhkan Banyak Uang
Gaya bisa didapat, apa pun penghasilan Anda. Dibutuhkan sedikit usaha lebih untuk membangun lemari pakaian Anda. Misalnya, Anda menyiapkan anggaran untuk berbelanja di toko barang bekas yang berkualitas.

Selain itu, Anda bisa membuat pakaian sendiri dengan membeli bahan dan meminta tukang jahit untuk membuatkan pakaian terbaik Anda. Jadi, memiliki pakaian bagus, tidak perlu membuang-buang uang untuk sekadar mengikuti tren yang kemudian usang ditelan zaman.

SHARE