Menikmati Keindahan Bukit Maddo dengan Paralayang - Male Indonesia
Menikmati Keindahan Bukit Maddo dengan Paralayang
MALE ID | Relax

Kabupaten Barru Sulawesi Selatan menyimpan potensi keelokan alam luar biasa yang layak dijadikan list destinasi Anda pada musim liburan selanjutnya.

doc. pribadi

Kabupaten yang berada sebelah utara Kota Makassar ± 70 KM ini memiliki paket lengkap wisata alam yang menarik dan tentunya instagramble. Mulai dari wisata pantai, gunung, sungai, bukit, serta wisata kuliner.

Sebut saja Tugu Payung yang ikonik, Celebes Canyon yang eksotis, puncak Lappa Laona dengan lanskap memukau, juga indahnya sunsite dan sunrise di Bukit Maddo.

Nah, ada hal baru untuk Anda yang suka liburan menantang, yakni pesona bukit Maddo. Tak hanya pesonanya yang indah dan menawan, si cantik Maddo juga menjadi spot apik para pecinta olahraga ekstrim, paralayang.

Lokasinya terbilang strategis dan mudah dijangkau. Anda hanya membutuhkan waktu 15 menit dari kota Barru untuk sampai ke kaki bukit Maddo.

Bukit Maddo memiliki ketinggian yang pas untuk aktivitas paralayang. Bonusnya dari atas bukit, Anda akan mendapat suguhan panorama sungai Maddo, area persawahan hijau yang eksotis. Terdapat pula cuplikan lukisan Tuhan yakni sunset dan sinrise yang begitu fenomenal.

Pasca musim penghujan, biasanya mendekati akhir tahun, atau tepatnya pada bulan Oktober, setiap tahunnya komunitas Paralayang Barru menggelar Festival Paralayang Maddo. Pada Event perdananya, sejumlah pecinta paralayang baik dari Sulsel maupun dari provinsi lain ikut ambil bagian dalam acara tersebut.

Untuk itu, bagi Anda yang masih pemula, dan ingin merasakan sensasi terbaang dengan paralayang, disini Anda bisa latihan bersama pelatih berlisensi yakni dari TNI Angkatan Udara (AU).

Menurut Adi salah satu pegiat paralayang Barru, para pemula akan melalui sejumlah tahap latihan. Landasannya pun tidak langsung di Maddo tapi di bukit Siswa yang lebih rendah.

“Idealnya latihan 1 bulan, 5 kali pertemuan teori. 5 hari praktek. Pengenalan alat, ground handling, aero dinamika, cara terbang dan belajar landing,” jelas Adi dalam keterangannya.

Biayanya pun cukup terjangkau, Adi menuturkan, untuk sekali terbang pemula harus merogoh kocek Rp 400 ribu. Cukup terjangkau bukan? So, tunggu apa lagi, Ayo berkunjung ke bukit Maddo.

SHARE