Bong Joon-ho, Sudah Jadi Sutradara Sejak Usia Dini - Male Indonesia
Bong Joon-ho, Sudah Jadi Sutradara Sejak Usia Dini
MALE ID | News

Seperti diketahui, Bong Joon-ho melalui film besutannya Parasite memenangkan Sutradara Terbaik dalam Academy Awards ke-92 atau Oscar 2020, di  Dolby Theatre, Los Angeles, California, Amerika Serikat, Februari 2020 lalu.

Photo: Tomdog/Wikipedia

Dengan kemenangan itu, Bong Joon-ho pun menjadi sutradara film Korea Selatan pertama yang memenangkan penghargaan di Oscar 2020. "Setelah memenangkan Film Berbahasa Asing Terbaik, saya pikir saya sudah selesai dan siap untuk bersantai," kata Bong seperti dikutip The Idependent.

Bong pun bercerita bahwa dirinya tidak pernah menyangka sama sekali akan menjadi seorang sutradara terbaik. "Ketika saya masih di sekolah, saya mempelajari film-film Martin Scorsese. Hanya untuk dinominasikan adalah suatu kehormatan, saya tidak pernah berpikir saya akan menang," ungkap Bong. 

Filmnya sendiri, Parasite membawa pulang piala Oscar 2020 sebagai Best Picture, Best Director, Best Original Screenplay, dan Best International Feature Film. Berkat prestasinya ini, banyak orang penasaran dengan latar belakang Bong Joon-ho.

Memiliki Darah Seni
Bong yang lahir dan tumbuh di di Daegu, Korea Selatan, ternyata merupakan anak yang sudah memiliki jiwa seni. Bahkan keluarganya pun sudah cukup terkenal di Korea selatan.

Bong hidup di ekosistem kesenian keluarganya. Ayahnya seorang desainer, sedangkan kakeknya adalah penulis kawakan di Korea. Bong memutuskan untuk menjadi sutradara kala masih SMP.

Di akhir ’80 ia adalah mahasiswa yang bergiat di klub film Yonsei University. Meskipun Bong muda kuliah di jurusan sosiologi, namun kegandrungannya kepada film membuat Bong kenyang melahap film-film dari sutradara Edward Yang, Hou Hsiao-hsien and Shohei Imamura.

Bong muda bahkan berulang kali menonton film-film tersebut demi mempelajari teknik-tekniknya. Ia hampir hafal seluruh shot film-film idolanya ini. “Jika syarat menjadi cinephil adalah menonton banyak sekali film, maka saya tidak tidak akan masuk.” ungkap Bong dalam sebuah wawancara. Alasannya, kata dia, apabila ia suka dengan suatu film, Bong akan mengulang-ulang menontonnya.

Permulaan ’90, Bong menyelesaikan program 2 tahunan di Korean Academy of Film Arts. Tempat dia membuat film pendek menggunakan kamera 16mm. Film kelulusannya (film pendek) Memory of My Frame dan Incoherence diundang untuk skrining di Vancouver dan Hong Kong International Film Festivals.

Pasca lulus, lima tahun lamanya Bong menghabiskan waktu bekerja dengan sutradara lain. Dia berkontribusi dalam penulisan skenario Film bersama (kompilasi) Seven Reasons Why Beer is Better Than My Lover (1996), sebagai penulis skenario dan astrada untuk film debut Park Ki-yong’s Motel Cactus (1997) dan satu dari empat penulis (bersama dengan Jang Jun-hwan sutradara film, Save the Green Planet! untuk skenario Phantom the Submarine (1999). 

Bong Joon-ho menjadi buah bibir di Korea, baru setelah filmnya di rilis tahun 2003. Memories of Murder. Namanya segera digadang-gadang sebagai Sutradara Korea unggulan.

Kesuksesan Internasional Bong
Kesuksesan internasionalnya bermula ketika dirinya menyutradarai The Host (2006), dan kembali melambung ketika mengarahkan Snowpiercer (2013) yang dibintangi oleh Chris Evans. Snowpiercer sendiri jadi salah satu film terbaik yang diperankan oleh aktor pemeran Captain America tersebut.

Selain itu, Bong Joon Ho juga pernah jadi seorang tutor untuk sebuah keluarga kaya. Bahkan menurutnya, film Parasite ini mengambil inspirasi dari kehidupan nyatanya yang bekerja pada orang kaya. Bong saat itu juga merasa seperti sedang memata-matai keluarga tersebut karena tau segala gerak-gerik dan kebiasaan keluarga kaya yang menyewa jasa tutornya.

Menurut pengalaman para pemain dan kru film Parasite, Bong Joon Ho adalah sutradara yang mengarahkan secara detail setiap adegan yang ada dalam filmnya. Bahkan, Bong sering mendemonstrasikan adegan yang harus dilakukan oleh para aktor dan aktrisnya. Sehingga banyak dari mereka yang tinggal mengikuti demonstrasi yang udah diberikan oleh sang sutradara.

SHARE