Bangun Jam 4 Pagi Bisa Membuat Orang Sukses? - Male Indonesia
Bangun Jam 4 Pagi Bisa Membuat Orang Sukses?
MALE ID | Works

Bagi beberapa karyawan tentunya pernah membaca berbagai artikel bahwa semua orang yang sukses diawali dengan bangun sangat pagi, yakni jam 4 pagi. Namun, nyatanya tidak semua orang bisa selaras dengan hal itu, masih ada yang belum sukses meski bangun begitu pagi.

Photo by Marten Bjork on Unsplash

Memang tidak ada salahnya untuk bangun pagi karena memiliki tujuan agar lebih sukses, akan tetapi, biasanya mereka yang bangun jam 4 pagi, adalah seorang CEO atau eksekutif tingkat tiggi dengan tuntutan luar biasa pada waktu mereka.

Mereka bangun lebih awal untuk bekerja tanpa gangguan atau untuk menyesuaikan jadwal mereka dengan rekan kerja yang bekerja di zona waktu yang berbeda. Yang lain bangun pagi untuk berolahraga dan menghabiskan waktu tambahan dengan keluarga mereka, karena mereka tahu bahwa jika mereka tidak memprioritaskan kehidupan pribadi mereka, mereka tidak akan bisa menikmatinya sama sekali.

Artinya, bangun pagi memang sangat dianjurkan untuk memulai hari Anda, tetapi hal itu untui mereka yang memiliki jam kerja panjang. Jika Anda ingin mencobanya tidak salah, namun pastikan Anda melakukannya karena alasan yang baik.

 
 

Bangun Dini Hanya Membantu jika Anda Punya Alasan dan Rencana
Mengutip laman The Muse, memiliki lebih banyak waktu tidak sama dengan menggunakan waktu itu. Jika demikian, penderita insomnia akan menjadi orang paling produktif yang hidup. 

Laura Vanderkam, penulis buku What What Most Success People Do Before Breakfast mengatakan, bahwa kunci untuk mengoptimalkan hari Anda lebih sedikit berkaitan dengan bertahan pada waktu bangun yang telah ditentukan dan lebih berkaitan dengan menyesuaikan rutinitas pagi Anda untuk memprioritaskan tugas-tugas yang secara pribadi penting bagi Anda.

“Jika Anda harus bekerja pada jam 9 pagi, dan Anda bangun jam 7:20, berlari selama 30 menit, lalu mandi dan masuk ke dalam mobil untuk bekerja, Anda memiliki rutinitas pagi yang baik," kata Vanderkam. "Tidak perlu bangun jam 4 pagi," tambahnya.

Perhatikan Jam Tubuh Anda
Jam tubuh itu nyata, terprogram, dan berbeda untuk semua orang. Seseorang yang dirancang untuk berfungsi paling baik di malam hari, tidak akan bisa memanfaatkan jam tambahan pagi dengan cara yang sama dengan seseorang yang secara genetis cenderung meningkat lebih awal.

Tetapi ada cara bagi orang yang bangun terlambat untuk meretas sistem dan memanfaatkan kekuatan jam tubuh mereka. Vanderkam menyarankan mencari perusahaan yang menawarkan jadwal fleksibel atau jika Anda tinggal di kawasan Timur, Anda  bisa mencari peran di perusahaan berbasis di kawasan Barat sehingga panggilan dan pertemuan bisa Anda siapkan lebih awal.

Orang-orang menyebut pukul 4:00 adalah "jam paling produktif", alasannya karena tenang dan bebas dari gangguan media sosial dan teknologi. Tetapi jika Anda adalah 'burung hantu' yang hanya bisa fokus malam hari, mengapa tidak memanfaatkan jam malam, ketika Anda sudah waspada dan bebas dari gangguan?

Banyak Orang Sukses Bangun Terlambat
Orang yang bangun terlambat mendapatkan penilaian yang buruk, tetapi tidak semuanya bukan. Presiden Obama, Charles Darwin, Winston Churchill, Ruth Bader Ginsburg, dan daftar orang-orang kreatif dan terkenal lainnya yang terlalu lama untuk dimuat di halaman ini semuanya mengaku bekerja paling baik di larut malam. 

Jadi, jika Anda bekerja di malam hari saat orang lain tertidur, jangan takut. Kembali lagi pada jam tubuh Anda di mana Anda bisa fokus. Setiap orang harus merasa bebas untuk memulai hari yang terbaik bagi mereka.

Setiap orang memiliki definisi prestasi, gaya kerja, dan waktu yang berbeda untuk siap mencapai tujuan. Jadi, jangan merasa terdorong untuk mengubah jam tubuh Anda atau mengubah jadwal Anda hanya karena para CEO bisa bangun jam 4 pagi lalu sukses. 

Jika bangun pagi membantu Anda, maka lakukanlah. Tetapi jika Anda mengharapkannya mengubah Anda menjadi Bill Gates berikutnya itu juga tidak salah, semua pilihan ada pada Anda.

SHARE