Mengetahui Permainan dan Batasan dalam Kencan - Male Indonesia
Mengetahui Permainan dan Batasan dalam Kencan
MALE ID | Relationships

Permainan (game) dan batasan sama sekali berbeda dalam hal berkencan. Anda tidak perlu bermain game, tamun, Anda perlu menetapkan batasan saat kencan. 

Photo by Relevante design on Unsplas

Permainan atau game dalam kencan secara khusus difokuskan pada melakukan hal-hal yang manipulatif untuk mencapai hasil yang diinginkan. 

Permainan dan batasan ini dalam kencan sebeberanya seperti tarik ulur dalam sebuah hubungan pendekatan. Hanya saja, bagi sebagian orang masih belum bisa membedakannya. Nah, untuk itu, sebelum Anda terjebak di antara istilah ini, Anda perlu tahu perbedaannya.

Permainan:
Mengutip laman Keen, dalam hal permainan, ketika Anda melihat minat Anda pada seseorang, Anda sengaja tidak mendekatinya dan mengabaikannya karena Anda ingin dia penasaran terhadap Anda.

Batas:
Anda melihat minat Anda, Anda tersenyum dan mengakuinya bahwa Anda menaruh perasaaan terhadap si dia, tetapi jangan mengganggu ruangnya karena Anda menghargai waktunya bersama teman-teman. Jika dia terjerat dengan senyum Anda, itu bagus. Tapi jika tidak, tidak apa-apa.

Permainan:
Dia menelepon Anda setelah satu atau dua minggu Anda rutin menghubunginya, dan Anda sengaja tidak menjawab telepon karena ingin mengujinya.

Batas:
Dia memanggil, Anda menjawab telepon setelah beberapa dering, menjaga percakapan ringan, dan segera mengakhirinya. Ini membuatnya tahu, Anda tertarik, tetapi jika dia ingin memiliki hubungan dengan Anda, kesunyian yang lama tidak dapat Anda terima.

Permainan:
Anda sengaja menggoda wanita lain dengan berpikir bahwa kecemburuan akan mengantarnya ke Anda. Anda berlebihan dengan memamerkan dan melebih-lebihkan minat pada teman wanita Anda.

Batas:
Anda berbicara dengan teman-teman wanita Anda tanpa motif tersembunyi. Anda tahu bahwa reaksi minat Anda adalah keputusannya, sama seperti terlibat dalam percakapan dengan teman-teman wanita Anda adalah pilihan Anda.

Permainan:
Anda menemukan alasan untuk memanggilnya lewat sambungan telepon, di mana Anda berpikir bahwa ini akan mendorongnya untuk menelepon kembali.

Batas:
Jika dia menelepon, dia memanggil. Jika tidak, biarkan saja. Jangan Anda gelisah duduk-duduk menunggu panggilan dari si dia, Jalani hidup Anda seperti biasa saja. Sebab, Anda memiliki aktivitas yang lebih berharga.

SHARE