Perlukah Cerita Saat Anda Mencari Kerjaan Baru? - Male Indonesia
Perlukah Cerita Saat Anda Mencari Kerjaan Baru?
MALE ID | Works

Mencari kerjaan baru memang susah-susah gampang. Dan itu terkadang bagi sebagian orang membuat stres. Bahkan seringkali membuat seseorang frustasi. Jadi tidak heran bagi sebagian karyawan yang sedang mencari pekerjaan baru kadang bercerita ke teman kerja mereka. Tapi perlukah cerita bahwa Anda sedang mencari pekerjaan baru?

Photo by Tim van der Kuip on Unsplas

Ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan sebelum menceritakan rencana Anda dalam pencarian kerjaan baru ke teman kerja Anda. Termasuk mempertimbangkan hubungan seperti apa yang Anda miliki dengan rekan kerja Anda, seperti apa bos Anda, dan apakah manfaat potensial setelah bercerita atau justru memiliki risiko besar?

Terkadang berbagi itu baik-baik saja, tetapi lebih sering berbahaya. Yang pasti itu bukan keputusan yang bisa dianggap enteng. Nah, sebelum Anda cerita, mengutip laman The Muse, Anda perlu memperhatikan hal-hal berikut ini.

Berapa Banyak Teman Kerja yang Anda Percayai?
Untuk jawaban atas pertanyaan ini, lihat sejarah Anda dengan kolega/teman kerja Anda. Apakah mereka adalah orang-orang yang tepat atau Anda pernah bertukar keluhan tentang segala hal mulai dari manajer Anda hingga hal remeh temeh? Dan mereka tidak membocorkan ke siapapun di dalam kantor?

Jika Anda benar-benar tahu mereka dapat menyimpan rahasia, silakan saja dan tentu Anda harus memperingatkan teman Anda jika harus merahasiakannya. Karena, bercerita ingin mencari pekerjaan baru, kadang-kadang bisa bermanfaat. Siapa tahu teman Anda memiliki informasi tentang apa yang Anda cari. Tetapi jika Anda tidak 110 persen yakin bahwa mereka dapat tutup mulut lebih baik urungkan saja. 

Bisakah Mereka Membantu?
Rekan kerja Anda dapat menjadi tambang emas informasi pencarian kerja yang berguna. Mereka memiliki kontak di perusahaan lain, pengetahuan industri orang dalam, rekomendasi untuk acara jejaring, dan wawasan lainnya.

Sebagai bonus, mereka akrab dengan pekerjaan Anda dan tahu dari pengalaman langsung bahwa Anda adalah rekan kerja yang hebat. Jadi jika mereka meneruskan resume Anda, Anda berada di depan dalam persaingan.

Jika ada manfaat nyata seperti itu, dan Anda benar-benar yakin dapat memercayai mereka untuk tidak memberi tahu orang lain di perusahaan, maka silakan bercerita.

Tapi pertama-tama, persiapkan permintaan Anda. Jangan menyebut-nyebut tentang bagaimana Anda mencari sesuatu yang baru. Alih-alih, membuat percakapan di mana Anda memberi tahu mereka bahwa Anda tertarik pada pekerjaan baru, dan tanyakan secara spesifik apa yang Anda inginkan dari mereka.

Misalnya, apakah bisa lewat mereka soal pengiriman lamaran kerja via email kepada teman yang mereka miliki di perusahaan impian Anda, atau info orang dalam tentang jenis pekerjaan seperti apa kualifikasi seorang manajer perekrutan yang mereka tahu suka melihatnya. Namun, jika mereka tidak dapat membantu, Anda lebih baik tetap diam di tempat kerja. Temukan orang lain untuk diajak bicara. 

Kenali Bos Anda
Beberapa bos mengharapkan laporan langsung dari karyawan yang ia percayai untuk mengetahui setiap gosip di kantornya. Ini bisa berarti bos Anda mencari tahu tentang pencarian Anda, dan risiko paling parah adalah memecat Anda lebih dulu.

SHARE