Efek Paksakan Berkendara dengan Oli Mesin Kering - Male Indonesia
Efek Paksakan Berkendara dengan Oli Mesin Kering
MALE ID | Sport & Hobby

Setiap mesin kendaraan tentu membutuhkan oli. Cairan ini bertugas melumasi semua komponen pada bagian dalam mesin tersebut. Sehingga pergerakan tiap komponen akan berlangsung lancar. Karena itulah, kondisi oli mesin harus rutin diberi perhatian.

Photo by Vincent Delegge on Unsplash

Sepekan sekali, pada pagi hari sebelum Anda berkendara, hendaknya mengecek jumlah oli melalui dipstick. Jika oli berkurang maka sebaiknya ditambah. Kemudian setiap 5.000 kilometer sebaiknya oli mesin juga diganti dengan yang baru. Agar kualitas oli tetap terjaga.

Kepadatan aktivitas memang kadang melupakan rutinitas untuk mengganti oli mesin kendaraan. Akibatnya, mobil berjalan dalam kondisi oli yang tidak ideal bahkan oli kering. Padahal,fungsi oli mobil sangat penting bagi kesehatan kendaraan Anda.

Oli mobil, penting untuk menjaga performa, efesiensi, hingga keselamatan. Jika berkendara dengan kondisi oli kurang apalagi oli kering, tentu bisa membuat mesin mobil rusak. Pasalnya, di mesin, terdapat banyak bagian bergesekan dan berputar dengan tekanan sangat tinggi. 

Untuk itu sangat penting bagi Anda untuk menjaga level oli agar tidak kurang apalagi kering. Jika Anda nekat berkendara dengan kondisi oli kering, ini risiko dan bahaya yang bisa menimpa mobil Anda.

Engine Lock
Saat mesin panas, akan terjadi pemuaian pada komponen metal di mesin. Jika suhu mesin makin tinggi akibat pelumasan tidak maksimal, akan ada efek yang sangat berbahaya untuk mesin. Komponen antar metal bisa mengunci, karena tidak lagi ada kerenggangan dan pelumasan antar komponen.

Engine lock utamanya terjadi pada piston yang terkunci pergerakannya di liner silinder. Efeknya tentu berbahaya bagi mesin dan mobil. Jika piston terkunci, ban juga terkunci. Mobil bisa tergelincir tak terkendali.

Mesin Overheat
Selain untuk melumasi dan mencegah gesekan, oli juga punya fungsi untuk mendinginkan mesin mobil anda. Jadi sudah kebayang dong, kalau volume oli berkurang atau bahkan kering, mesin berpotensi jadi overheat. Selain itu, karena oli mesin berkurang, tingkat gesekan antar komponen jadi meningkat. Akhirnya, suhu mesin juga makin tinggi.

Klep Mesin Rusak
Mengendarai Mobil dalam Keadaan Oli Kering dapat menyebabkan Klep mesin mobil rusak dan membuat oli di kepala silinder merembes dan masuk ke dalam ruang bakar, oli cepat habis, menimbulkan asap tebal, busi cepat kotor dan cepat lemah. Hal itu membuat mesin Anda tidak sehat dan akan merambah ke bagian mesin lainnya.

Ring Piston Rusak
Ring piston punya fungsi sangat vital dalam proses pembakaran. Ia berfungsi sebagai penjaga kompresi mesin agar tetap optimal. Ring piston selalu bergesekan dan liner silinder dan bisa beroperasi hingga lebih dari 5.000 rpm. Oli mesin fungsinya sangat vital untuk melindungi gesekan antara ring piston dan liner silinder.

Bunyi yang Kasar
Selain dibagian ring piston, dibagian atas mesin pada head cylinder keadaanya bisa lebih parah lagi karena volume oli yang kurang bisa menyebabkan oli tidak naik ke atas mesin.

Padahal dibagian kepala silinder ini terdapat mekanisme katup dan camshaft yang juga memerlukan pelumasan. Sehingga jika pelumasan tidak didukung dengan baik hasilnya tentu Anda bisa mengira-ngira bagaimana suara logam yang saling bergesekan.

Selain dari katup timming chain juga menyumbang bunyi mesin yang kasar. Hal ini dikarenakan rantai timming yang berbahan logam juga perlu pelumasan agar suaranya lebih tenang.

SHARE