Di Sebagian Negara, Freelancer Lebih Menghasilkan - Male Indonesia
Di Sebagian Negara, Freelancer Lebih Menghasilkan
MALE ID | Works

Di hampir setiap industri, freelancer atau pekerjaan lepas telah menjadi pilihan populer bagi para profesional yang mencari lebih banyak kontrol atas karir dan pengalaman kerja mereka. 

Photo by Ali Yahya on Unsplash

Kebebasan untuk mengatur diri sendiri, bekerja dari mana saja dan mengambil proyek untuk berbagai perusahaan, terdengar menarik bagi mereka yang bosan dengan rutinitas jam kantor.

Menurut ZipRecruiter dalam laman Bussinessnewsdaily, gaji tahunan rata-rata untuk penulis lepas di Amerika Serikat adalah $63.488 pada tahun 2019. Penulis lepas rata-rata menghasilkan $31 per jam. Hal ini menunjukkan bahwa pasar terus tumbuh dari tahun tahun 2015, menurut Payoneer. 

Dalam studi 2015, Payoneer mensurvei lebih dari 23.000 pekerja lepas dari 180 negara. Menurut data Payoneer, freelancer rata-rata bekerja 36 jam seminggu dengan tarif $21 per jam, dengan gaji sebelum pajak tahunan lebih dari $39.000. 

Ini secara signifikan lebih tinggi daripada gaji rata-rata untuk non-freelancer (pekerja kantoran) di sebagian besar negara dalam survei. 

Penting untuk dicatat, bagaimanapun, bahwa angka-angka ini adalah rata-rata global, dan freelance take-home pay dapat sangat bervariasi tergantung pada industrinya. Pertanyaannya, apakah freelancing bisa menjadi sumber pendapatan utama seseorang?

Dalam studi 2019, ZipRecruiter mengumpulkan data dari para penulis lepas. Menurut data terbaru, jika freelancer rata-rata bekerja 36 jam seminggu pada tingkat $31 per jam, mereka akan menghasilkan $58.032. Dibandingkan dengan angka-angka dari studi Payoneer 2015, kenaikannya sekitar 49% selama empat tahun.

Jonny Steel, wakil presiden pemasaran di Payoneer, mengatakan bahwa salah satu poin data paling mengejutkan yang ditemukan oleh survei adalah bahwa freelancer dengan gelar sarjana biasanya mendapatkan $20 per jam, dan yang kurang dari $22 per jam diperoleh oleh mereka yang lulusan sekolah menengah. 

"Ini menunjukkan bahwa perusahaan yang mempekerjakan freelancer menyukai pengalaman dan ulasan klien daripada pendidikan formal," kata Jonny Steel.

Carol Tice, pencipta makealivingwriting.com dan penulis buku yang didedikasikan untuk menghasilkan uang sebagai penulis lepas, melakukan penelitian independen terhadap 1.400 penulis pada tahun 2019. Ia menemukan bahwa 45% responden menulis paruh waktu.

Tice menunjukkan bahwa jalur yang paling menguntungkan adalah pemasaran konten. "Pemasaran konten ini tampaknya menjadi jalur yang lebih cepat untuk pemula daripada copywriting yang berfokus pada penjualan seperti respons langsung, email pemasaran dan halaman penjualan," katanya.

"Ada banyak peluang bagi penulis untuk mencari penghasilan lepas. Tapi tantangannya adalah menentukan niche Anda, merangkul gairah hidup Anda dan menerapkan keterampilan Anda," tambahnya.

SHARE