Peran Besar Hayao Miyazaki di Dunia Animasi Jepang - Male Indonesia
Peran Besar Hayao Miyazaki di Dunia Animasi Jepang
MALE ID | Story

Popularitas animasi Jepang begitu mendunia. Bahkan tidak sedikit yang berhasil mendapatkan penghargaan bergengsi. Diantara beberapa nama yang mampu mengukir namanya di industri animasi, nama Hayao Miyazaki jelas masuk kedalamnya.

Male Indonesia
Photo:Wikimedia

Kehadirannya di Industri animasi Jepang layak disebut sebagai legenda. Karena bukan hanya kualitas yang dipersembahkan olehnya mampu menggetarkan hati penontonnya melalui artwork-nya, tapi juga kisah yang diangkat begitu menyentuh sehingga mudah untuk selalu mengingat keindahan setiap karya dari Miyazaki. 

Miyazaki sudah memahami bakatnya sejak kecil, dimana ia terbiasa menggambar pesawat terbang karena ayahnya merupakan direktur sebuah perusahaan pesawat terbang, dan ibunya gemar membaca dengan rasa keingin tahuan yang tinggi. Dengan kata lain, kedua orang tuanya merupakan sosok yang punya pengaruh lebih dalam perjalanan karirnya.

Titik awal bahwa ia memiliki ketertarikan di dunia animasi, diawali dengan perkenalannya dengan film Hakujaden yang merupakan film animasi layar lebar pertama di Jepang. Sehingga memfokuskan dirinya untuk lebih mengembangkan diri di industru animasi.

Pada tahun 1963, ia mendapatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari anime Wanwan Chushingura di Toei, perusahaan yang cukup ternama di Jepang yang bergerak di industri animasi.Hingga dalam perjalanan karirnya, ia diangkat menjadi animator kepala, seniman konsep dan perancang adegan di film Hols: Prince of the Sun pada tahun 1968, bersama dengan Isao Takahata, sosok yang kolaborator Miyazaki selama tiga dekade.

Film Nausicaä of the Valley of the Wind (Kaze no Tani no Naushika, 1984) menjadi salah satu langkah terbesar yang dilakukan oleh Miyazaki, karena film tersebut menjadi yang pertama yang ia tulis, sutradarai, dan merupakan dari manga yang ia juga karang.Dan berkat film tersebut, bersama Takahata ia membangun Studio Ghibli dengan deretan karya seperti Laputa: Castle in the Sky (1986), My Neighbor Totoro (Tonari no Totoro, 1988), Kiki's Delivery Service (1989) dan Porco Rosso (1992).

Dengan dunia karya lainnya yang meraih beragam penghargaan bergengsi, dan semakin melambungkan nama Hayao Miyazaki yakni berkat film Princess Mononoke dan Spirited Away.

Dan puncak prestasi yang didapatkannya adalah gelar Penghargaan Kehormatan Seumur Hidup pada Festival Film Venesia, pada tahun 2005.

SHARE