Legenda Aneh tentang Hewan Zodiak Cina Dipilih - Male Indonesia
Legenda Aneh tentang Hewan Zodiak Cina Dipilih
MALE ID | Story

Menurut budaya Tiongkok, setiap tahun berhubungan dengan binatang atau 'Sheng Xiao', yang secara harfiah berarti 'persamaan kelahiran'. Ada 12 hewan, dan bersama-sama, mereka membentuk zodiak Cina. 

Photo: Donald Trung/Wikipedia

Urutan tradisional zodiak Cina adalah: Tikus, Sapi, Harimau, Kelinci, Naga, Ular, Kuda, Kambing, Monyet, Ayam, Anjing, dan Babi. 

Seperti tanda-tanda zodiak astrologi Barat, secara tradisional juga dipercaya oleh orang Cina bahwa kepribadian seseorang dipengaruhi oleh tanda zodiak tempat ia dilahirkan, dan bahwa tanda itu memiliki pengaruh pada kehidupan seseorang.

Mitos dan Legenda Asal Usul Zodiak
Mengutip laman Ancient-Origins, berbeda dengan tanda-tanda zodiak astrologi Barat, hewan-hewan zodiak Cina tidak didasarkan pada rasi bintang. 

Sementara tanda-tanda zodiak Barat dapat dikatakan memiliki asal-usulnya dalam astronomi. Bahkan, dapat dikatakan bahwa tidak ada yang sepenuhnya yakin tentang bagaimana zodiak Cina sebenarnya terbentuk.

Representasi tanda-tanda zodiak pada artefak Cina kuno sudah ada selama Periode Negara-Negara Berperang (475 - 221 SM). Beberapa orang berpendapat bahwa tanda-tanda ini memasuki Tiongkok melalui Jalur Sutra, mungkin bersamaan dengan agama Buddha ketika menyebar dari India.

Yang lain mengklaim bahwa tanda-tanda itu pertama kali digunakan oleh suku-suku nomaden, yang mengembangkan kalender berdasarkan binatang yang mereka gunakan untuk berburu dan mengumpulkan. Namun yang lain mengklaim bahwa zodiak dikembangkan bukan berdasarkan pengetahuan yang dibawa dari luar Cina, tetapi oleh orang Cina kuno itu sendiri.

Photo: Cold Season/Wikipedia

Yang lebih fanciful dan penuh warna (meskipun mungkin faktual kurang historis) dapat ditemukan dalam mitos Cina yang terkenal. Menurut mitos ini (yang memiliki banyak variasi), Kaisar Giok (dewa tertinggi dalam jajaran Tiongkok tradisional) memanggil semua binatang di alam semesta untuk berlomba.

Dalam beberapa versi cerita, Kaisar Giok digantikan dengan Buddha. Juga, beberapa versi lomba diganti dengan jamuan makan. Terlepas dari itu, hadiah untuk 12 hewan pertama yang tiba adalah induksi mereka ke zodiak. Urutan kedatangan mereka menentukan tempat mereka dalam siklus ini.

Ada sejumlah kisah yang berkaitan dengan perjalanan hewan ke istana Kaisar Giok / tempat tinggal Buddha. Misalnya, Tikus adalah hewan pertama yang tiba berkat sifatnya yang licik. Menjelang akhir lomba, ada sungai yang harus dilintasi hewan. 

Karena Tikus tidak bisa berenang, ia memutuskan untuk menumpang di punggung Sapi tanpa ia sadari. Begitu mereka menyeberangi sungai, Tikus melompat dari punggung Ox, dan berhasil mencapai garis finis pertama.

Versi alternatif dari cerita ini berfokus pada kebajikan dari Lembu, yang melihat bahwa Tikus tidak dapat menyeberangi sungai, dan menawarkan tumpangan di punggungnya. 

Kisah lain yang menggambarkan altruisme adalah penjelasan untuk posisi Naga sebagai tanda kelima. Karena bisa terbang, Naga seharusnya dengan mudah memenangkan lomba. Namun, selama perlombaan, Naga bertemu dengan orang-orang yang berada dalam kesulitan (penduduk desa terkena banjir, dan/atau kekeringan membunuh tanaman petani, dll.), dan memutuskan untuk membantu mereka, sehingga menjadikannya sebagai hewan kelima di zodiak. 

Ular, Kuda, Kambing, Monyet, Ayam, Anjing, dan Babi segera mengikuti, setelah percobaan mereka sendiri untuk mencapai garis finish.

SHARE