Putihkan Gigi dengan Garam Cuma Mitos Belaka - Male Indonesia
Putihkan Gigi dengan Garam Cuma Mitos Belaka
MALE ID | Looks

Memilliki gigi kuning bukan saja mengganggu penampilan tapi bikin tidak percaya diri. Tetapi, memiliki gigi putih bersinar adalah dambaan setiap orang. Dengan memiliki gigi putih, senyum akan terlihat indah menawan, pun menunjukkan kalau Anda adalah orang yang ‘bersih’.

Photo by Quang Tri NGUYEN on Unsplash

Saat ini, terdapat banyak metode untuk memutihkan gigi yang dapat Anda pilih, salah satu yang sempat ngetren adalah cara memutihkan gigi dengan garam. Anda mungkin pernah mendengar bahwa berkumur dengan air garam dapat meredakan sakit gigi. 

Pasalnya, larutan garam dapat membunuh bakteri pada mulut sehingga mengurangi rasa sakit pada gigi maupun gusi. Anggapan ini diperkuat dengan banyaknya rekomendasi dari dokter gigi bahwa berkumur dengan larutan garam memang dapat meredakan sakit gigi ringan. 

Selain itu, larutan garam juga bisa dijadikan obat kumur ketika menderita sakit tenggorokan. Meskipun demikian, menurut berbagai sumber, hal ini tidak berkorelasi dengan fungsi garam sebagai pemutih gigi. 

Lalu, bagaimana dengan orang yang mengaku berhasil mempraktikkan cara memutihkan gigi dengan garam? Asosiasi Dokter Gigi Amerika Serikat menduga hal itu dikarenakan gesekan garam menyebabkan abrasi pada enamel alias lapisan terluar gigi. 

Abrasi enamel tidak mencerminkan kondisi gigi yang sehat. Pasalnya, gigi putih akibat enamel terkikis akan membuat gigi makin sensitif dan justru akan menimbulkan masalah gigi yang lebih parah.

Contoh Memutihkan Gigi dengan Garam
Tidak jarang, orang yang mempraktikkan cara memutihkan gigi dengan garam juga dicampur dengan bahan-bahan lainnya, seperti air lemon maupun baking soda. Cara ini pun sama berbahayanya karena dapat menyebabkan abrasi enamel seperti dijelaskan di atas. 

Lemon, misalnya, adalah buah yang bersifat sangat asam dan memiliki pH sekitar 2-3 (dari rentang pH 1-14). Enamel akan lebih mudah mengalami pengikisan jika terkena bahan makanan dengan pH di bawah 5.5. Semakin asam makanan yang menyentuh gigi, maka semakin besar kemungkinan ia akan menyebabkan erosi enamel. 

Artinya, air lemon kemungkinan besar dapat mengakibatkan abrasi enamel yang mungkin terlihat secara fisik sebagai memutihnya warna gigi. Sementara itu, penggunaan baking soda untuk memutihkan gigi dianggap lebih aman dan lebih tidak rentan menyebabkan abrasi. Meski demikian, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter gigi terlebih dahulu agar tidak berlebihan dalam penggunaannya.

SHARE