Jangan Campur Nitrogen & Angin Biasa Saat Isi Ban - Male Indonesia
Jangan Campur Nitrogen & Angin Biasa Saat Isi Ban
MALE ID | Sport & Hobby

Ketika tekanan angin ban berkurang namun tidak tersedia pengisian angin nitrogen, apakah boleh mencampur angin ban nitrogen dengan angin biasa? Ini akan jadi dilema, bila di tempat kejadian tidak ada stasiun pengisian nitrogen.

Photo by Connor Betts on Unsplash

Mungkin Anda sudah mendengar banyak pendapat yang mengatakan, mengisi angin ban mobil dengan nitrogen lebih dianjurkan dibanding angin biasa. Beberapa kelebihan pun sering kali dijabarkan tentang penggunaan nitrogen pada ban mobil ini.

Kelebihan Menggunakan Ban Nitrogen
Mungkin sebagian dari Anda sudah tahu bahwa terdapat beberapa kelebihan dari menggunakan ban nitrogen, namun, untuk Anda yang masih belum tahu informasi mengenai kelebihan dari ban nitrogen Anda bisa simak infonya berikut ini 

Tidak Cepat Panas
Salah satu kelebihan menggunakan ban nitrogen pada kendaran Anda adalah ban tidak cepat panas jika dibandingkan dengan ban yang menggunakan angin biasa. Selanjutnya, tekanan angin nitrogen cenderung lebih stabil jika dibandingkan dengan angin biasa karena partikel molekul nitrogen lebih besar dari angin biasa, sehingga angin sulit untuk keluar dari pori-pori ban. 

Efisien
Kelebihan menggunakan ban nitrogen berikutnya adalah ban nitrogen lebih efisien. Ban nitrogen lebih efisien jika dibandingkan ban mobil biasa karena molekul nitrogen lebih besar dari angin biasa, angin nitrogen tidak cepat berkurang. 

Ketika tekanan angin kurang akan menyebabkan terhambatnya laju kendaraan Anda. Jika hal ini terjadi mesin akan membutuhkan tenaga lebih besar untuk melaju yang akan menyebabkan mesin bekerja lebih keras dan akan boros bahan bakar. 

Jika tekanan angin pada ban kendaraan Anda optimal, maka permukaan ban akan menempel lebih sempurna di permukaan jalan sehingga membuat konsumsi bahan bakar berkurang dan menjadi lebih irit. 

Tekanan Nitrogen Tidak Mudah Berkurang
Kelebihan menggunakan ban nitrogen berikutnya adalah tekanan nitrogen tidak cepat berkurang jika dibandingkan dengan oksigen. Ketika Anda menggunakan nitrogen, maka suhu udara di dalam ban Anda akan lebih stabil, tidak mudah cepat naik turun, sehingga ban juga terhindar dari risiko meletus akibat suhu panas. 

Lebih Tahan Lama
Penggunaan angin biasa pada ban kendaraan Anda akan menyebabkan karet ban menjadi cepat rusak dan keras karena proses oksidasi. Juga Anda ingin bepergian dengan jarak yang cukup jauh disarankan menggunakan angin nitrogen.

Bahaya Mencampur Angin Nitrogen dengan Angin Biasa
Ketika sulit mendapatkan nitrogen, apakah boleh mencampur angin ban nitrogen dengan angin biasa? Ternyata hal ini sebenarnya boleh saja. Akan tetapi yang perlu diperhatikan adalah, nantinya kelebihan nitrogen akan tertutup dengan angin biasa. 

Artinya, ketika Anda mencampur angin biasa, yang Anda rasakan kemudian seperti pakai angin biasa, padahal di dalamnya terdapat nitrogen. Maka dari itu, saat Anda menemukan pengisian angin nitrogen, cepat-cepat ganti. Tapi, cara menggantinya, yakni kosongkan lebih dahulu semua angin yang ada di ban, baru isi nitrogen.

Meski hal ini diperbolehkan, namum ada sebagian orang tidak menyarankan pencampuran ini. Alasannya, tekananya jadi lebih tinggi. Lagi-lagi, jika darurat masih diperbolehkan. Lalu apa bahayanya?

Efek dari pemcampuran ini yakni tekannya bisa lebih tinggi 4-5 psi. Selain itu, pelek juga bisa mudah berkarat karena uap air yang terkandung di udara bebas atau angin biasa. Maka dari itu, agar terhindari dari pencampuran ini, Anda perlu untuk mengecek tekanan angin setiap tiga minggu sekali.

SHARE