Aktivitas Unik Tyson Fury Untuk Menjadi Juara - Male Indonesia
Aktivitas Unik Tyson Fury Untuk Menjadi Juara
MALE ID | Sport & Hobby

Entah itu benar atau tidak, berbagai macam atlet terkadang memiliki ritual sebelum pertandingan dan berharap bisa memberikan yang terbaik dan meraih kemenangan. Bahkan tidak sedikit pula, beberapa diantaranya yang melakukannya dengan cara yang unik.

Male IndonesiaPhoto:Flickruser/Wikimedia

Tyson Fury merupakan petinju asal Inggris yang ritual yang unik dan aneh. Dilansir dari Men’s Health, ia mengatakan bahwa aktivitas masturbasi menjadi rutinitas yang sering ia lakukan sebelum bertanding, dan tidak tanggung-tanggung , ia melakukannya hingga tujuh kali.

“Saya melakukan masturbasi hingga tujuh kali sehari agar testosteron saya terus terpompa,”katanya dalam sesi wawancara.

Lebih lanjut dalam kutipan artikel New Zealand Herald, Tyson mengungkapkkan bahwa cara yang dilakukannya, diharapkan akan bisa membuat dirinya tetap aktif dan menjadikan testosteronnya mengalir saat bertarung.

Selain itu, ia juga melakukan beberapa hal lain, seperti menghindari panggilan telepon, soda, serta, mengubah pola istirahatnya.

Dalam kamp pelatihannya, selama 10 tahun ia tidak mengonsumsi diet coke dan tidak akan mengonsumsinya sampai setelah pertarungan.Dan sebisa mungkin tidur sebelum jam 10 malam dan jam 7 pagi.

“Saya melakukan banyak yang belum pernah saya lakukan sebelumnya, seperti makan dari lima hingga enam kali dalam sehari, dan minum 18 liter air sehari,”kata Tyson menambahkan.

Melihat ritual masturbasi Tyson memang unik, tapi apakah memang punya pengaruh besar?

Untuk penjelasannya, Jami Brahmbhat, ahli urologi dari Florida, Amerika Serikat mengatakan bahwa memang ada pengaruh pada testosteron saat masturbasi atau aktivitas seksual. Namun, pergeseran ini cukup cepat dan tidak mengarah perubahan apa pun dalam rentang testoteron secara keseluruhan dalam tubuh.

Dengan kata  lain, menurut Brahmbatt   walau Tyson melakukan masturbasi lebih banyak. Tidak memiliki pengaruh besar dalam tubuh.

Walau begitu,sebagai petinju yang berambisi untuk menang. Tyson akan melakukan apa saja agar bisa meraihnya. Termasuk rangkaian ritual yang dianggapnya memiliki peran besar untuk lebih berpotensi menjadi juara. Bahkan dalam wawancara, Tyson tidak segan mengatakan akan mengalahkan lawannya dengan acara Knockout (KO) pada tanggal 22 Februari 2020 nanti.

SHARE