Sifat Ini Menandakan Anda Pasangan yang Egois - Male Indonesia
Sifat Ini Menandakan Anda Pasangan yang Egois
MALE ID | Relationships

Komunikasi dan saling menghargai adalah kunci penting dalam sebuah hubungan asmara. Selain itu, masih ada satu lagi yang penting dan dibutuhkan dalam sebuah hubungan, yakni tidak bersikap egois.

Image by ? ? ? from Pixabay

Terkadang seseorang memang kerap tidak menyadari, mungkin telah bersikap egois pada pasangan. Misalnya, ingin selalu diperhatikan, ingin selalu dimengerti ketika kerjaan banyak, tapi tanpa melakukan hal yang sama pada pasangan.

Beragam tuntutan diberikan pada pasangan hingga menuntutnya harus selalu setia dan berada di sisi Anda, sementara dia tidak pernah mendapatkan hal yang sama dari Anda. 

Nah, apakah Anda adalah seseorang yang seperti itu? Mengutip dari berbagai sumber, berikut tanda Anda bersikap egois dalam sebuah hubungan.

Mengontrol Pasangan
Anda perlu memahami hubungan yang sehat melibatkan dua orang yang melakukan upaya yang setara dalam hubungan tersebut. Mengontrol atau mendominasi pasangan bisa membuatnya menderita. Jika Anda percaya perlu untuk mengendalikan pasangan, maka mungkin tidak ada yang bisa menyelamatkan hubungan dari keruntuhan.

Cuek Terhadap Pendapat Pasangan
Pasangan sering meminta pendapat sebelum membuat keputusan penting. Tetapi, jika berpikir Anda tidak harus menghargai pendapat pasangan karena Anda adalah orang yang paling penting, maka itu tanda Anda bersikap egois dalam hubungan. Bahkan, jika pasangan tidak terlalu matang, terkadang pendapatnya bisa lebih baik daripada Anda.

Ingin Selalu Menang
Setiap kali ada pertengkaran dengan pasangan, fokus Anda bukan pada bagaimana menyelesaikan masalah tetapi bagaimana bisa memenangkan pertengkaran. Bahkan, jika kata-kata menyakiti pasangan, Anda memastikan bahwa Anda tidak kalah.

Selalu Ingin Didengar
Saat jatuh cinta, orang memang mengubah kebiasaan atau perilaku tertentu demi kebahagiaan pasangan. Tetapi, berharap untuk membuat Anda bahagia adalah akan selalu pasangan lakukan. 

Anda ingin mengubah perilakunya sesuai dengan keinginan Anda adalah tindakan mementingkan diri sendiri. Ingatlah bahwa pasangan adalah manusia dan bukan objek yang akan dibentuk dengan cara Anda sendiri. Sebaliknya, bantu dia untuk menjadi versi terbaik dari diri sendiri.

Memaksakan Keputusan
Memang baik ketika memikirkan yang terbaik untuk pasangan dan selalu peduli padanya. Tapi benar-benar tindakan egois memaksakan keputusan pada pasangan tanpa mempertimbangkan pilihannya. Daripada memaksakan keputusan Anda dan menetapkan beberapa aturan ketat untuk pasangan, Anda dapat mencoba menjelaskan perspektif Anda kepadanya.

Baik Jika Ada Butuhnya
Kadang-kadang, Anda mungkin merasa tidak apa-apa untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan Anda. Tetapi, jika melakukan ini berulang kali, maka itu bisa menjadi tindakan mementingkan diri sendiri. 

Anda perlu memahami merawat kebutuhan dan keinginan pasangan sama pentingnya. Jika tidak terlalu peduli dengan pilihan pasangan, maka setelah jangka waktu tertentu dia juga mungkin kehilangan minat untuk mengurus kebutuhan Anda.

Jarang Menawarkan Jalan Keluar
Cinta tidak pernah satu ukuran cocok untuk semua. Oleh karena itu, ada kalanya Anda dan pasangan mungkin memiliki berbagai perbedaan. Itu tidak berarti Anda tidak bisa menjadi orang pertama yang memulai rekonsiliasi dengan pasangan. Tetapi, jika berpikir bahwa itu adalah tugas pasangan untuk meminta maaf dan membuat hal-hal normal sepanjang waktu, maka itu adalah tindakan yang egois.

Tidak Menerima Kekurangan Pasangan
Semua orang tentu memiliki kekurangan dan tidak apa-apa untuk melakukan kesalahan. Sebagai seorang mitra, Anda harus belajar untuk menerima kekurangan pasangan dan membantunya untuk mengerjakan kekuatan dia dan menjadi orang yang lebih baik. Tidak menerima kekurangan pasangan bukanlah hal yang baik untuk dilakukan dan ini dapat mempengaruhi hubungan secara negatif dalam jangka panjang.

Selalu Mengancam
Ada saat-saat ketika Anda mungkin merasa bahwa hubungan tidak lebih sama. Anda mungkin ingin sekali memperbaiki hal-hal yang sebenarnya adalah hal yang baik. Tetapi, jangan mengancam pasangan jika segalanya tidak berjalan sesuai dengan keinginan, Anda dapat mengakhiri hubungan.

SHARE