Bekerja di Hari Libur Nasional, Ada Keuntungannya? - Male Indonesia
Bekerja di Hari Libur Nasional, Ada Keuntungannya?
MALE ID | Works

Bagi sebagian karyawan, mungkin mimpi buruk ketika harus bekerja di hari libur. Salah satunya hari libur nasional (hari peringatan). Seperti Natal, Tahun Baru, Hari Buruh, Lebaran, dan hari peringatan lainnya.

Photo by fauxels from Pexels

Mengutip laman Businessnewsdaily, sebuah studi baru dari  Bloomberg BNA menuliskan, bahwa meskipun 97% pengusaha telah menetapkan Hari Peringatan sebagai hari libur, lebih dari 40% perusahaan masih memerlukan setidaknya beberapa karyawan untuk bekerja.

Studi ini mengungkapkan bahwa hampir 20% bisnis memiliki setidaknya beberapa anggota staf teknis mereka bekerja pada Hari Peringatan, dan 15% bisnis mengatakan mereka akan memiliki pekerja keamanan dan keselamatan publik melakukan hal yang sama.

Kabar Baik Bekerja di Hari Libur Peringatan
Kabar baiknya bagi orang-orang yang harus bekerja liburan adalah bahwa gaji mereka akan sedikit lebih besar untuk melakukannya. Penelitian ini menemukan bahwa 85% perusahaan yang memiliki karyawan bekerja di hari libur peringatan, memberi mereka beberapa jenis manfaat tambahan.

Secara khusus, 28% akan memberikan waktu-dan-setengah pembayaran, 20% akan memberikan upah tambahan dan waktu kompensasi, dan 15% akan membayar waktu ganda atau waktu ganda setengah.

Studi ini menunjukkan bahwa 80% bisnis dengan lebih dari 1.000 karyawan akan memiliki setidaknya beberapa karyawan yang bekerja di hari-hari peringatan, dibandingkan dengan hanya 31% dari bisnis kecil.

Selain itu, The Society for Human Resources Management melakukan penelitian serupa pada tahun 2017. Studi ini menemukan bahwa sementara 90% atau lebih perusahaan tutup pada hari libur besar, beberapa organisasi tetap buka. Liburan utama meliputi Hari Tahun Baru, Hari Kemerdekaan, Hari Buruh, Hari Natal dan Hari Peringatan lainnya.

Namun, yang lebih besar dari studi ini adalah bagaimana perusahaan memperlakukan karyawan yang harus bekerja pada hari libur besar. Dari 415 profesional SDM yang disurvei, 57% mengatakan perusahaan mereka menawarkan semacam insentif keuangan kepada karyawan yang bekerja di hari libur. 

Dari organisasi-organisasi itu, 40% membayar dua kali lipat dan 21% membayar setengah waktu. Sembilan belas persen membayar lembur, dan 21% memiliki pengaturan pembayaran lain.

Jika beberapa karyawan Anda bekerja pada Hari Peringatan ini, tetapi tidak semua, Anda harus sangat mempertimbangkan semacam insentif pembayaran untuk pekerja yang masih perlu masuk. 

Jika bisnis Anda termasuk dalam 10% organisasi yang memperlakukan liburan sebagai hari kerja normal, rencana pembayaran insentif mungkin tidak diperlukan, tetapi kemungkinan masih akan dihargai dengan cara lain.

Catatan untuk Perusahaan yang Memberlakukan Kerja di Hari Libur Peringatan
Jika Anda seorang manajer atau pemilik usaha kecil yang memiliki hari libur tetapi ada karyawan yang harus masuk kerja, ada beberapa tips yang perlu diingat.

1. Berikan Insentif Pembayaran
Kedua studi menunjukkan bahwa sebagian besar perusahaan yang mengharuskan karyawan bekerja pada hari libur memberikan semacam insentif keuangan untuk waktu mereka. Ini penting, dan Anda harus mempertimbangkan untuk melakukannya. Tidak hanya itu, intensip ini juga dapat berfungsi sebagai ucapan terima kasih kepada staf Anda.

2. Katakan Terima Kasih
Pikirkan ucapan terima kasih sebagai isyarat niat baik. Tentu saja, pekerja Anda dipekerjakan oleh Anda dan wajib muncul saat dijadwalkan, tetapi rasa terima kasih sangat membantu dalam meningkatkan moral dan menyampaikan penghargaan. 

Pekerja paling produktif adalah mereka yang merasa dihargai di tempat kerja. Tidak ada yang ingin bekerja di hari libur, tetapi dengan berterima kasih kepada karyawan Anda, Anda menunjukkan bahwa Anda menghargai kesediaan mereka bekerja di hari libur. ***
 

SHARE