Saint Petersburg dan Arsitektur Ala Eropa Timur - Male Indonesia
Saint Petersburg dan Arsitektur Ala Eropa Timur
MALE ID | Relax

Saint Petersburg merupakan kota pelabuhan di Laut Baltik dan kota terbesar kedua di Rusia. Kota ini juga merupakan kota kelahiran Presiden Rusia, Vladimir Putin dan juga kota budaya Rusia.

Gambar oleh Peter H dari Pixabay

Disebut kota budaya, karena di sinilah letak Historic Centre of Saint Petersburg and Related Groups of Monuments yang oleh UNESCO ditetapkan sebagai World Heritage Site.

Saint Petersburg yang juga dikenal sebagai ibu kota Rusia di Utara merupakan kota penting karena menjadi lokasi bagi beberapa kantor pemerintahan, sejumlah kedutaan negara-negara asing dan organisasi internasional.

Ada yang unik dari kota Saint Petersburg. Terdapat musim yang dinamakan White Night. Pada musim ini, kita tidak akan melihat malam yang benar-benar gelap. Itu karena fenomena alam mengingat letak St. Petersburg dekat dengan Kutub Utara.

Kota ini juga sering menjadi tuan rumah penyelenggaraan pertemuan atau konferensi internasional, seperti Saint Petersburg International Economic Forum (SPIEF), forum ekonomi yang serupa World Economic Forum (WEF), diadakan setiap tahun pada musim White Night.

Bila dibandingkan kota-kota lainnya di Rusia, Saint Petersburg terasa lebih Eropa. Karena arsitektur di sana sangat dipengaruhi gaya Eropa Timur, begitu pula budayanya.

The State Hermitage Museum (The Hermitage)

Diperlukan sekitar tiga hari untuk bisa melihat isi museum kedua terbesar di dunia ini. The Hermitage dibangun pada tahun 1764 dan berisi koleksi karya seni dan budaya yang awalnya merupakan koleksi pribadi Catherine the Great.

Bagi penikmat karya seni seperti lukisan, patung, dan jenis karya seni lainnya, wajib melihat koleksi museum yang terdiri dari lebih tiga juta koleksi.

Savior on the Spilled Blood

Gereja yang menyerupai St. Basil Cathedral di Moskow ini juga dapat dikunjungi ketika berada di Saint Petersburg. Diberi nama Savior on the Spilled Blood, karena di sinilah upaya pembunuhan terhadap Tsar Alexander II pada tahun 1881 dilakukan.

Savior on the Spilled Blood dirancang oleh arsitek berdarah Skotlandia-Jerman dan dibangun selama hampir 24 tahun.

Nevsky Prospect

Sekadar berjalan-jalan di Nevsky Prospect yang merupakan jalan utama di Saint Petersburg sangatlah menarik. Di sini, Anda dapat melihat kehidupan masyarakat lokal sekaligus menikmati berbelanja, bersantai di kafe atau restoran, serta menikmati bangunan bersejarah di sepanjang jalan.

Jadi buat MALEnials yang mencari alternatif destinasi wisata di Rusia, ada baiknya menjadikan Saint Petersburg sebagai daftar liburan Anda berikutnya. [MI]

SHARE