Karya Memukau Kreator Seni di Wave of Tomorrow - Male Indonesia
Karya Memukau Kreator Seni di Wave of Tomorrow
MALE ID | Whats Up

Di tengah terpaan teknologi digital, Industri seni turut dituntut untuk membawa perubahan. Namun hanya mereka yang konsisten dalam berprogre, yang mampu menciptakan sebuha transformasi. Para insan kreatif terpilih dengan karya futuristik kembali membawa transformasi untuk industri seni tanah air melalui gelaran Wave of Tommorow., Festival seni berbasis teknologi dengan pertunjukkan musik fantastis tersebut akan dihelat pada 20-29 Desember di The Tribata, Dharmawangsa.

Male Indonesia

“Wave of Tomorrow akan melibatkan berbagai kreator progresif dengan karya –karya yang mampu menghadirkan sebuah pengalaman dan interaksi yang berbeda bagia para audiens. Pengalaman unik tersebut diciptakan agar para audiens dapat merasakan sebuah transformasi harisl dari perjalanan progresif para kreator yang telah dikurasi oleh figur profesional dan ahli di Industri Seni,” Adrian Subono, President Commisioner Level 7.

Dalam menciptakan komposisi line up yang dinamis demi sebuha konsep festival yang berbeda, pihak level 7 dibantu oleh art curator dan music curator. Mona Liem terlibat dalam Wave of Tomorrow sebagai art curator.  Dengan pengalamannya di berbagai festival seni internasional, Mona dipercaya untuk mengurasi line up eksibisi seni di Wave of Tomorrow dan mempertajam konsep karya yang dihadirkan.

“Kami akan membawa sekitar 13 kreator dengan background dan disiplin ilmi yang berbeda. Sehingga dalam gelaran Wave of Tomorrow nanti akan ditemukan karya-karya Instalasi seni interaktif dengan elemen multi disiplin mulai dari 3D visual, mapping, lighting, Augmented reality, bahkan robotic. Berbagai elemen tersebut akan menunjang konsep kreatif untuk menyampaikan berbagai pesan dari para kreator.  Hal tersebut dapat memberikan sebuah pengalaman unik dan berbedabagi para audiens. Pengalaman yang hanya bisa didapatkan dengan menikmati karya-karya yang ahead of its timedi wave of tomorrow,”jelas Mona.

Lebih lanjut Mona menjelaskan bahwa karya- karya yang dihadirkan di Wave of Tomorrow  diharapkan dapat menjadi tren perkembangan seni masa depan. Di mana dunia dan industri seni terus berkembang namun satu yang tetap adalah sikat progresif untuk selalu menciptakan karya. Mona memprediksi akan semakin banyak kreator bereksperimen dengan teknologi digital yang mampu berkomunikasi dengan audiens. Beberapa kreator di Wave of tomorrow akan buktikan hal tersebut, mereka di antaranya yatu sembilan matahari, rubi roesli, Maika, Kinara Darma X modulight, U visual, motion beast, notanlab, Farhanaz, serta beberapa artis internasional seperti nonotak, dan Tundra.

“Dengan besarnya skala, dan nama-nama besar kreator yang akan memamerkan karyanya pada 20-29 Desember 2019, Wave of Tomorrow menjadi ajang art dan Tech Festiva terbesar di Indonesia,”tegas Mona.

Sembilan matahari yang sebelumnya banyak bermain dengan visual mapping, akan hadir berbeda di Wave of Tomorrow  menggunakan elemen kinetik dan robot. Adi Panuntun, CEO sembilan matahari, saat ditemui di acara talkshow Wave of Tomorrow 2019, mengungkapkan bahwa ia dan kolektifnya ingin menghadirkan karya yang lebih interaktif. Format karya yang ia hadirkan nantinya akan merespon gema musik dan bergerak dengan selaras. Ini akan menjadi sebuah terobosan bagia sembilan matahari dan bukti dari konsistensi mereka dalam berprogres.

Male Indonesia

Akan ada banyak kejutan dari karya fenomenal yang bisa ditemui di Wave of Tomorrow, selain karya para kreator berbakat tanah air, karya dari Nonotak, Tundra, dan Ouch, turut disebutkan Mona Liem  sebagai masterpiec. Nonotak akan bermain dengan sequence lighting pada sebuha lorong panjang, Tundra kolektif asal Rusia akan menciptakan sebuah instalasi audiovisual  dengan menggunakan rerumputan yang memenuhi lanskap ruang, dan Ouchh akan menghadirkan sebuah kubus berskala besar dengan karya bertajuk Data Gate.

Lebih lanjut guna mendukung kebutuhan kreator dalam menampilkan karyanya, tahun ini Wave of Tomorrow kembali didukung oleh Epson Indonesia sebagai official projection Partner untuk visual projection para artis lokal maupun  internasional. Epson tidak hanya mendukung tapi juga berkolaborasi dengan para kreator.

Selain area eksibisi seni yang penuh dengan karya memukau, pada area musik para pengunjung juga dapat menikmati pertunjukan fantastis baik dari musisi populer maupun emerging artists dengan karya yang unik. Beberapa diantaranya yaitu Kunto Aji, Danila, Petra Sihombing, Eva Celia, Sunmatra, Dekadenz, Random Brothers, Dll

SHARE