Hideo Kojima, Sosok Ikonik & Jenius di Dunia Game - Male Indonesia
Hideo Kojima, Sosok Ikonik & Jenius di Dunia Game
MALE ID | Story

Industri game semakin berkembang seiring perkembangan dunia teknologi yang kian pesat.  Dan game sendiri menjadi sarana hiburan yang semakin mudah dijangkau semua kalangan. Berkat teknologi yang ada pada smartphone yang kian terjangkau, memudahkan semua kelas untuk bisa menikmati beragam game yang disediakan.

Male IndonesiaPhoto: Nikita/Flickr.com

Hanya saja, di dalam industri game selalu ada tokoh yang memang layak diperhitungkan dan selalu mendapatkan perhatian dunia di setiap langkahnya. Berkat setiap karya yang tidak hanya memukau dan berkualitas, tapi juga mampu memberikan pengalaman yang berkesan kepada setiap pemainnya. Dan sosok yang ramai diperbincangkan bernama Hideo Kojima.

Pria kelahiran 24 Agustus 1963 asal Jepang ini, sudah dikenal mendunia sebagai designer game, penulis, sutradara, dan produser.

Di Industri yang telah membesarkan namanya ini, Kojima bahkan dikenal sebagai sosok jenius dalam menghasilkan karya dengan ide yang brilian. Tapi jejak karir gemilangnya diawali dari hadirnya karya Kojima bersama perusahaan game ternama Konami  yakni Metal Gear.

Melalui game tersebut. Kojima membuat gebrakan baru sebagai game yang tidak hanya menghadirkan game berkualitas, tapi juga memberikan fondasi awal mulanya game stealth. Dan dengan beragam kelanjutan dari seri tersebut, Metal Gear menjadi judul yang begitu ditunggu dan dinikmati mayoritas pecinta game dunia.

 Walau di beberapa waktu turut pula menghasilkan karya lain seperti Zone of the Enders, Snatcher, dan Policenauts. Metal  Gear tetap menjadi maha karya yang membuat disegani di Industri Game.

Bersama Konami, Kojima diberikan akses luas dan karir penting. Bahkan pada tahun 2011, ia diberikan kesempatan untuk menjadi wakil presiden di Konami Digital Entertainment.

Puncaknya, Kojima berhasil meraih penghargaan atas game besutannya yang berjudul Metal Gear Solid V : Phantom Pain. Melaui game tersebut, Kojima bersama Konami berhasil meraih beberapa kemenangan, seperti Game of The year, Best Action game, hingga Best Score/Soundtrack pada tahun 2015.

Akan tetapi, kabar bahagia tersebut tak selaras dengan komitmen kerja sama antara Konami dengan Kojima yang berbeda prinsip dan visi, hingga menimbulkan perpecahan diantara keduanya yang ramai diperbincangkan di dunia media sosial. 

Dampak buruk dari perpisahan tersebut adalah terhentinya proyek ambisius kojima dalam melanjutkan seri game horor ikonik Silent Hill, yang sempat hadir dalam bentuk demo dengan judul PT.

Kini dengan berjalan sendiri sebagai developer dengan nama Kojima Productions. Ia membuktikan eksistensinya dengan membuat karya baru dengan segala keunikan dan ciri khasnya melalui game Death Stranding.

Sejak awal perkenalannya, game tersebut menjadi bahan perbincangan. Dalam video pendek diawal kemunculannya. Death Stranding tidak hanya memperkenalkan game yang berbeda tapi juga deretan nama besar yang ikut terlibat di dalamnya, seperti Norman Reedus, Mads Mikkelsen, Lea Seydoux, Margaret Qualley, Lindsay Wagner, bahkan sutradara ternama Guillermo del Toro.

Kini semenjak perilisan Death Stranding, game ini juga tidak luput dari perbincangan. Selain game ini memiliki kemasan yang berbeda dan baru, tapi juga keunikan yang belum tentu bisa dinikmati beberapa kalangan gamer. Walau harus diakui sentuhan grafis yang ditampilkan begitu menggoda.

Maka dari itu, dengan kembalinya Kojima di Industri game secara mandiri. Apakah mampu kembali menorehkan prestasi yang sama dengan seri Metal Gear? Kita tunggu saja.

SHARE