Semakin Tua Sulit Untuk menurunkan Berat Badan - Male Indonesia
Semakin Tua Sulit Untuk menurunkan Berat Badan
MALE ID | Sex & Health

Masalah kegemukan sudah menjadi topik yang selalu hangat untuk dibicarakan. Apalagi jika berkaitan tidak hanya soal penampilan tapi juga kesehatan yang selalu menghantui. Bagi Anda yang memang mengalami permasalahan yang sama, pasti setidaknya sudah berpikir untuk mengubah pola makan hingga berolahraga untuk menjadi rutinitas baru.

Male IndonesiaPhoto:Pexels.com

Hanya saja tidak sedikit yang mengambil langkah untuk menunda atas dasar waktu dan aktivitas yang menyulitkan pihak yang ingin mendapatkan tubuh ideal bisa berhasil.

Akan tetapi, seiring waktu berjalan. Dalam hal ini umur yang semakin tua maka semakin sulit pula Anda meraih kesuksesan penurunan berat badan yang diinginkan.

Dikutip dari Hellosehat.com. Ada beberapa faktor kenapa umur bisa mempengaruhi penurunan berat badan.

Penyusutan otot

Seiring bertambahnya usia, jaringan otot pada tubuh mengalami penyusutan. Ini dipengaruhi oleh perubahan hormon yang membuat tubuh tak mampu memperbaiki sel-sel otot yang rusak. Bila sel-sel otot semakin berkurang, maka kalori yang ada tidak terbakar secara normal. Ini menyebabkan tubuh menjadi gemuk.

Selain itu, berat badan susah turun pada orang yang semakin tua juga disebabkan oleh kekuatan otot, ligamen, dan tendon yang semakin kaku. Ini membuat orang yang kian bertambah usia menjadi memiliki daya tahan tubuh yang terbatas.

Orang semakin tua juga tidak akan seaktif dulu. Mereka akan menjadi lebih cepat lelah dan kemampuan mereka untuk tetap aktif terhalang oleh kesehatan tubuh. Jadi, kalori yang seharusnya dibakar menjadi energi mengendap bersama dengan lemak dan membuat berat badan bisa bertambah.

Semua hal tersebut memengaruhi diet yang dilakukan, mereka tidak bisa berolahraga layaknya saat usia muda. Mereka akan lebih cepat lelah dan hanya terbatas pada beberapa jenis olahraga sesuai dengan kondisinya.

Kualitas tidur berkurang

Semakin tua, kualitas tidur yang dimiliki juga akan semakin berkurang. Ini disebabkan dengan munculnya gangguan tidur terkait penyakit dan efek penggunaan obat-obatan.  Mereka akan mengalami tidur tidak nyenyak bahkan terjaga di malam harinya. Padahal mereka harus mencukupi waktu tidurnya sekitar delapan jam per hari.

Bila terus berlanjut, jam biologis pada tubuh akan terganggu. Akhirnya, pada malam hari mereka tidak akan bisa tidur dan akan mengantuk atau memilih untuk tidur siang. Nah, waktu tidur yang terganggu, maka akan membuat hormon di dalam tubuh tak seimbang. Hal tersebut yang kemudian bikin kalori tidak terbakar dengan baik dan maksimal.

Metabolisme berubah

Dilansir dari Hufftington Post, Dr. Oz mengatakan bahwa orang yang telah berusia 40 tahun akan mengalami penurunan metabolisme menurun sebesar 5 persen setiap sepuluh tahun. Metabolisme adalah proses pembentukan energi di dalam tubuh, jika proses ini melambat, maka kalori yang dibakar pun menjadi lebih sedikit. Oleh karena itu, semakin bertambah tua asupan kalori yang diperlukan tubuh menjadi berkurang untuk menghindari kelebihan berat badan.

Walaupun lebih sulit, orang yang semakin berumur harus mengikuti diet sehat seimbang. Jika ragu dan bingung dalam merancang menu diet yang sesuai dengan kebutuhan, sebaiknya konsultasikan dulu dokter dan ahli gizi Anda. Ini membantu Anda dalam memilih menu makanan dan jenis olahraga yang menunjang diet dan sesuai dengan kesehatan. Selain itu, jaga pola tidur agar lebih baik dan kurangi stres.           

SHARE