Masalah Ereksi Saat Anda Konsumsi Daging Merah - Male Indonesia
Masalah Ereksi Saat Anda Konsumsi Daging Merah
MALE ID | Sex & Health

Kaum adam yang ingin mendapatkan ereksi lebih lama sebaiknya membatasi makan daging merah. Pasalnya, sebuah penelitian menemukan kaitan antara mengonsumsi daging merah dan performa pria di ranjang.

Photo by Scott Sanker on Unsplash

Pada film dokumenter Netflix baru, “The Game Changers”, para peneliti menunjukkan hubungan antara diet dengan durasi ereksi. Ternyata, pria yang makan lebih banyak daging merah mengalami waktu ereksi yang lebih pendek.

“Apa yang ditunjukkan oleh penelitian ilmiah adalah semakin banyak daging dimakan manusia, semakin cepat mereka kehilangan kejantanannya,” kata Aaron Spitz, mantan delegasi utama di American Urological Association, seperti dilansir dari Mirror.

Pada studi tersebut, para peneliti meminta tiga atlet perguruan tinggi untuk mengenakan cock ring di tempat tidur selama dua malam. Tujuannya yaitu mengetahui soal ereksi peserta.

Di malam pertama, para peserta makan burrito daging, lalu pada malam kedua, mereka makan alternatif vegan. Dari analisis data cock ring, terungkap ereksi pria bertahan lebih lama ketika mereka makan burrito vegan.

Belum diketahui sebabnya
Alasan hubungan ini masih belum jelas, apalagi menggunakan sampel hanya tiga orang. Alhasil, perlu studi yang lebih besar untuk memverifikasi temuan tersebut.

Untuk konsumsi daging merah sendiri, National Health Service (NHS) Inggris menyarankan agar pria membatasi konsumsi daging merah dalam diet mereka, tapi dengan alasan yang sedikit berbeda.

“Daging merah (seperti daging sapi dan domba) dapat membentuk bagian dari diet sehat. Tetapi makan banyak daging merah dan olahan mungkin meningkatkan risiko kanker usus (kolorektal),” kata NHS.

“Jika saat ini makan lebih dari 90 gram daging merah dalam sehari, sebaiknya dikurangi sekitar 70 gram.” 

Sementara itu, peneliti dari Universitas Harvard meneliti 27.916 responden pria di Amerika. Mereka lalu dibagi menjadi lima kategori berdasarkan perubahan asupan daging merah.

Selama periode penelitian, jumlah total kematian dari penyebab apa pun mencapai 5.593 pria. Serta penyebab utama kematian adalah penyakit kardiovaskular, kanker, penyakit pernapasan dan penyakit neurodegeneratif.

Setelah disesuaikan usia dan faktor-faktor yang berpotensi lainnya, peningkatan asupan daging merah sebanyak 3,5 porsi seminggu atau lebih selama delapan tahun, berkaitan dengan risiko kematian 10 % lebih tinggi. [GP]

SHARE