The Devil Wears Prada Bikin Karya yang Unik - Male Indonesia
The Devil Wears Prada Bikin Karya yang Unik
MALE ID | News

The Devil Wears Prada, band beraliran metalcore asal Ohio, Amerika Serikat, meluncurkan video musik pertama mereka dari album terbaru, The Act, yang menandai rilisan pertama mereka sejak tahun 2016 lalu.

Photo: Derrick Austinson/flickr

Meskipun “Chemical” adalah single ketiga menyusul “Lines Of Your Hands” dan “Please Say No,” ini menjadi lagu baru pertama yang mereka lengkapi dengan video musik.

Sang vokalis The Devil Wears Prada, Mike Hranica mengungkapkan bahwa dia pribadi tidak menaruh minat besar pada video musik di titik ini dalam karier mereka. Hanya saja, dia jelas menganggap kalau “Chemical” sebagai karya yang unik.

“Belakangan, saya tidak terlalu menggebu-gebu dengan video musik. Tapi menurut saya, teknologi yang digunakan sang sutradara Kevin Johnson dan kru untuk ‘Chemical’ membuatnya menjadi sesuatu yang istimewa,” ujar Hranica, seperti dikutip dari Revolver.

Videonya menampilkan aksi band yang dikontraskan dengan perjuangan sang protagonis untuk menerima apa yang dihadapi dan dirasakannya, dengan dibarengi baris, “I want to scream, but it won’t help. I’ve created my own hell, And it’s only chemical.”

Video ini menangkap keseluruhan inti dari konsep yang dicetuskan band untuk lagu ini. Seperti yang dijelaskan keyboardist Jonathan Gering, yang ikut menulis lagu. “Chemical adalah tentang menerima gagasan bahwa semua perasaan kita, baik maupun buruk, hanyalah reaksi kimiawi dalam otak kita,” ujar Gering.

“Ini adalah cara yang suram, namun juga optimis untuk memandang dunia, tetapi terkadang, ini bisa membantu kita bergerak lebih maju.”

Video klip “Chemical” muncul di The Act, yang terbit pada pertengahan Oktober 2019 lalu via Solid State Records.

Para personel The Devil Wears Prada belakangan ini sedang sibuk melakoni tur The Act dengan dukungan dari beberapa band lain, seperti Norma Jean dan Gideon.

Sejak berdiri pada tahun 2005, The Devil Wears Prada telah melahirkan sedikitnya delapan judul album dan tiga EP. Antara lain Dear Love: A Beautiful Discord (2006), Plagues (2007), Dead Throne (2011), Space (2015), Transit Blues (2016), serta album teranyar mereka, The Act (2019). [GP]

SHARE