Performa Manchester City di Mata Pep Guardiola - Male Indonesia
Performa Manchester City di Mata Pep Guardiola
MALE ID | Sport & Hobby

Di Liga Inggris musim 2019/2020, perjalanan Manchester City bisa dikatakan cukup baik. Namun sang pelatih, Pep Guardiola merasa kurang puas dengan permainan yang ditunjukkan oleh anak asuhnya.

Photo: wikimedia commons

Ia bahkan menilai Manchester City belum siap untuk menjadi juara Liga Champions. Atau setidaknya, ditakuti di kancah Eropa. Mengapa demikian?

Sering kehilangan peluang di muka gawang lawan
Apa yang dikatakan Guardiola bukan tanpa alasan. Ia menilai anak asuhnya masih kerap membuang peluang di muka gawang lawan. Hal ini terlihat jelas kala mereka menghadapi Crystal Palace, di mana City mencatatkan 72 % penguasaan bola dan melepaskan 21 tendangan ke arah gawang.

Sayang, hanya dua gol mampu bersarang dan Pep tak puas. Meski begitu ia yakin anak asuhnya akan terus berkembang, tetapi saat ini timnya belum siap menjadi juara Liga Champions.

“Orang-orang menyebut Liga Champions, itu adalah target. Tapi kami masih belum siap. Kami melewatkan banyak kesempatan dan kehilangan peluang di kotak penalti (melawan Palace). Kami harus lebih taktis,” ujar Guardiola, seperti dikutip dari Goal.

Sejak menangani Manchester City pada 2016, Pep Guardiola sukses membawa 2 trofi Liga Inggris, 2 FA Cup dan 2 Community Shield. Tak hanya itu, ia juga menampilkan permainan atraktif dan sangat menyerang.

Walau superior di Liga Inggris, Guardiola masih tidak mampu mencatatkan hasil mengesankan di Liga Champions bersama City. Dari tiga kesempatan, prestasi terbaik Guardiola hanya sampai babak perempat final.

Ironisnya, dalam dua kesempatan terakhir, City selalu gagal lolos usai kalah dari tim-tim Inggris, yaitu Tottenham Hotspur dan Liverpool. Trofi Liga Champions sendiri target yang selalu diidamkan publik Etihad Stadium usai bertransformasi menjadi klub kaya raya.

Terlepas dari apa yang diyakini Pep Guardiola, di fase grup Liga Champions musim 2019/2020 Manchester City kembali tampil apik. Mereka belum terkalahkan dan memiliki catatan impresif.

City tergabung di grup yang berisi Shakthar Donetsk, Dinamo Zagreb, dan Atalanta. Dari berbagai sisi, mereka paling diunggulkan untuk lolos ke babak 16 besar. Namun, mereka wajib disiplin dan tidak mengendurkan pertahanan karena lawan mereka siap bermain tanpa beban. [GP]

SHARE