Mengenali Penyebab dan Ciri-Ciri Turun Berok - Male Indonesia
Mengenali Penyebab dan Ciri-Ciri Turun Berok
MALE ID | Sex & Health

Hernia atau biasa dikenal dengan sebutan umum turun berok merupakan suatu kondisi ketika ukuran organ membesar melalui titik lunak atau lemah di tubuh. Umumnya, seseorang mengidap hernia di perut, tetapi juga dapat terjadi di selangkangan, paha atas dan pusar.

Male IndonesiaPhoto by Conikal on Unsplash

Setelah terbentuk, hernia muncul sebagai benjolan dan biasanya menyerang orang-orang yang menginjak usia matang. Dalam banyak kasus, hernia tidak langsung mengancam jiwa tetapi memang membutuhkan perawatan.

Seperti dilansir Times Now News, kombinasi kelemahan otot dan ketegangan dapat memicu hernia. Kelemahan otot dapat terjadi karena usia, batuk kronis, cedera atau cedera terkait operasi hingga dinding perut gagal menutup dengan benar.

Berbagai jenis strain yang memainkan peran utama dalam menyebabkan hernia adalah konstipasi (sembelit), batuk atau bersin terus-menerus, peningkatan berat badan secara tiba-tiba, angkat beban berat, cairan di perut, postur tubuh yang salah, dan stres berat.

Gejala hernia yang paling umum adalah benjolan atau tonjolan yang dihasilkan di bagian tubuh yang sakit. Jika Anda menderita hernia inguinalis, akan ada benjolan seperti berada di tempat pangkal paha dan paha bertemu.

Anda juga dapat merasakan hernia melalui sentuhan ketika Anda berdiri, batuk dan membungkuk. Tonjolan menjadi satu-satunya gejala hernia umbilikalis. Adapun beberapa gejala umum hernia meliputi sakit dada, kesulitan saat menelan, refluks asam, merasa berat, lemah, atau tertekan di bagian yang sakit, rasa sakit atau tidak nyaman di daerah yang terkena (umumnya perut bagian bawah), terutama ketika seseorang membungkuk, batuk atau mengangkat.

Di sisi lain, mereka yang mengidap hernia juga merasakan gejala sensasi terbakar, terasa sakit di daerah yang sakit. Namun, perlu diketahui juga bahwa dalam banyak kasus hernia tidak menunjukkan gejala apa pun kecuali didiagnosis melalui pemeriksaan medis.

Jika hernia tidak diobati, rasa sakitnya mungkin menjadi parah. Sebagian usus juga bisa terperangkap di dinding perut. Ini dapat menyebabkan sakit parah, mual dan sembelit. Hernia yang tidak diobati juga dapat memberikan tekanan berlebihan pada jaringan di sekitarnya. *** (SS)

SHARE