Melihat Penyebab Telinga Berdengung Tiba-Tiba - Male Indonesia
Melihat Penyebab Telinga Berdengung Tiba-Tiba
MALE ID | Sex & Health

Apakah Anda salah satu orang yang pernah merasakan telinga berdengung dan mendesis tanpa sebab atau mendengar suara-suara lain yang tidak didengar orang lain? Jika jawabannya iya, maka Anda mungkin mengalami tinnitus.

Photo by VisionPic .net from Pexels

Kondisi tinnitus ini ditandai dengan mendengar suara atau sensasi di telinga padahal sebenarnya tidak ada. Tinnitus sendiri merupakan fenomena yang cukup umum. Menurut ahli THT Dr. Douglas Hildrew, tinnitus merupakan persepsi suara yang tidak dapat diukur secara objektif. 

Pada tingkat tertentu, sangat normal untuk telinga mendengar suara-suara yang tidak didengar orang lain terutama dalam keadaan tenang. Namun kondisi ini bisa menjadi masalah apabila Anda mendengar suara-suara lain di lingkungan yang tidak sepenuhnya sunyi. 

Bahkan suara-suara itu mulai mengganggu kehidupan sehari-hari. Bagi sebagian orang, suara-suara itu terkait dengan kecemasan dan depresi. Lantas, bagaimana cara mengenali tinnitus?

Melansir Huffpost, seseorang yang mengalami tinnitus, mungkin mendengar bunyi dering, nada tinggi, bersiul, mendesis, mendengung, berdenyut, atau suara lainnya. Suara-suara itu dapat datang dan pergi atau menetap. Sifatnya pun sementara dan permanen.

Untuk menentukan apakah seseorang mengalami tinnitus atau tidak, dokter THT atau audiolog biasanya akan melakukan pemeriksaan pendengaran yang komprehensif. Kadang-kadang dokter juga melakukan tes pencitraan seperti CT scan, tes gerakan, dan kuesioner.

Tujuannya untuk melihat pengaruh tinnitus terhadap kehidupan. Dokter menyebut tinnitus adalah gejala yang menandakan masalah dengan sistem pendengaran. Biasanya, tinnitus muncul karena kerusakan pada telinga.

Meski tak Bahaya, Jangan Sepelekan Tinnitus
Tinnitus mungkin berlangsung sementara atau tidak berbahaya bagi sebagian orang. Namun bagi sebagian lainnya, gejala ini dapat mengubah hidup karena gangguan mental, fisik, dan kognitif yang ditimbulkannya.

Suara-suara yang datang tanpa sebab dapat mengganggu dan membuat frustrasi. Bahkan ada potensi mengisolasi kehidupan seseorang lantara ia terus menerus mendengar nada tinggi atau suara mendengung tapi tidak bisa berbuat apa-apa.

Kondisi lain yang juga dapat menyebabkan tinnitus adalah sakit kepala migrain, trauma, dan otot tegang. Beberapa orang mengalami tinnitus terkait dengan gangguan pendengaran sensorineural.

Hal ini bisa terjadi bila ada kerusakan pada telinga bagian dalam. Pertambahan usia juga bisa menjadi salah satu penyebabnya. Tapi ada juga yang mengalami tinnitus karena gangguan pendengaran konduktif.

Kondisi itu membuat suara tidak bisa menembus telinga luar dan tengah ke telinga dalam. Penyebab potensialnya infeksi dan adanya cairan atau kotoran yang tersangkut di saluran telinga. *** (SS)

SHARE