Maid Cafe, Pelayan Cafe yang Memanjakan Konsumen - Male Indonesia
Maid Cafe, Pelayan Cafe yang Memanjakan Konsumen
MALE ID | Relax

Membahas mengenai sisi unik Maid Cafe tentu sangat menarik, terutama bagi Anda yang ingin mengetahui lebih dalam seluk-beluk negeri Jepang. Negeri beribukota Tokyo ini berhiaskan nilai-nilai kebudayaan dan tradisi tinggi.Sisi Unik Maid Cafe Szater

Maid Cafe merupakan sebuah kafe dengan sisi unik di balik konsepnya. Kafe dimana para gadis muda bekerja mengenakan pakaian maid (pelayan) dan berdandan sangat manis. Sebagai seorang maid, gadis-gadis di sana memiliki panggilan khusus kepada tamu yang berkunjung, yaitu tuan dan nyonya. Para wisatawan bisa menemui banyak sekali Maid Cafe beroperasi di kawasan Akihabara, Jepang. Warga lokal mengenal kawasan ini sebagai pusat budaya otaku. Sisi unik Maid Cafe di sana adalah, sistem yang diterapkan berbeda-beda menyesuaikan tempatnya. Beberapa kafe membebankan biaya dasar meski tidak memesan apapun. Ada juga yang memberlakukan batas waktu bagi para pengunjung sekali datang, antara 1-2 jam saja. Untuk proses pemesanan dan pembayaran, nyaris tak ada perbedaan besar bila dibandingkan restoran lain secara umum. Pasalnya, berbagai penjelasan menggunakan bahasa Inggris demi wisatawan asing di Akihabara. Hanya saja Anda perlu merogoh kocek lebih dalam untuk membayar makanan dan minuman yang telah dipesan.Sisi Unik Maid Cafe Breakdown Diode

Sementara itu, sisi unik lainnya dari Maid Cafe berupa pelayanan yang bisa menjadi pengalaman berharga selama Anda berwisata. Pengunjung bisa bermain game atau menikmati hiburan dari para maid secara live. Mereka juga dapat berinteraksi dan melakukan percakapan menyenangkan kepada para turis.

Baca juga: Fakta Unik dan Mengejutkan Dunia Seks di Jepang

Perlu digarisbawahi, bahwa Maid Cafe adalah fasilitas hiburan. Maka, Anda sangat dilarang menyentuh tubuh, berjabat tangan apalagi sampai berpelukan dengan para gadis pelayan. Bila melanggar aturan tersebut, Anda akan diusir secara tidak hormat dari kafe.

Di negeri matahari terbit, kafe berkostum pelayan pertama adalah Cure Maid Cafe yang diresmikan pada 2001 silam. Tiga tahun berselang, berdirilah '@home cafe', sebagai representasi Maid Cafe di Akihabara. Salah satu kafe bernama Sengoku Maid Cafe & Bar Mononopu mendandani para gadis dengan pakaian bergaya samurai untuk melayani pelanggan, yang masih laris dikunjungi hingga saat ini.

Dari seluruh penjelasan di atas, Anda tentu tahu bahwa stigma Maid Cafe berbeda dari anggapan masyarakat pada umumnya. Anda bisa menikmati banyak hal, termasuk become a king selama sehari. Sudah mulai tertarik menyelami lebih dalam budaya otaku Jepang?**GP

SHARE