Album Baru Band Kotak Punya Sensasi yang Berbeda - Male Indonesia
Album Baru Band Kotak Punya Sensasi yang Berbeda
MALE ID | News

Band Kotak telah siap menelurkan kembali karya terbaiknya di tahun 2020 mendatang. Pasalnya mereka baru saja menyelesaikan penggarapan album terbarunya dari sela-sela kesibukan manggung.

Photo: Sopian/Male Indonesia

Band yang digawangi Tanti, Chua dan Cella itu juga mengaku bahwa penggarapan album terbarunya ini merupakan penggarapan album terlama dalam sejarah perjalanan mereka. "Persiapan album sudah dinyatakan selesai. Tapi, rilisnya tahun depan," ujar pemain bas Kotak Chua, di Kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.

Menurut Cella, sang gitaris menjelaskan, lamanya penggarapan album ini karena sudah dilakukan sejak 2018 lalu, setelah lokakarya di Jogja. Kemudian dilanjutkan dengan teknik studio yang memakan waktu sekitar satu hingga dua bulan.

Penggarapan album terlamanya ini pun dilontarkan oleh sang vokalis, Tantri. Menurutnya lamanya penggarapan juga bukan karena adanya penundaan, melainkan jadwal Kotak yang sangat padat. Hingga akhirnya mereka harus 'menyicil' caktu recording di sela-sela kesibukan. 

Selain itu kehamilan Tantri juga menjadi alasan mengapa album tersebut dirilis tahun 2020. Sementara untuk isi albumnya, Kotak akan menyuguhkan konsep berbeda. "Karena memang kami ingin memberikan sesuatu yang berbeda, yang menurut kami juga memuaskan kami sebagai yang bikin," ujar Tantri.

"Jadi biar orang-orang juga 'oh ternyata ini yang digarap sama Kotak' karena memang sudah lama banget tidak mengeluarkan album," tambah Tantri.

Tidak Hanya Bernuansa Rock
Meski digarap cukup laman, penggemar maupun pecinta musik Indonesia akan disuguhkan nuansa baru di dalam album baru Band Kotak ini. Pasalanya, menurut Cella, di album terbarunya ini akan dipenuhi dengan kejutan. Di mana di dalamnya tidak hanya bernuansa rock

Cella mengatakan akan ada unsur-unsur musik yang tengah digandrungi saat ini, misalnya electronic, dubstep dan EDM. Namun, dia memastikan kalau lagu-lagunya nanti tak akan meninggalkan ciri khas dari band-nya. 

"Tapi tetep ada rock-nya juga. Rock-nya enggak boleh dihilangkan karena itu benang merah," kata dia. "Kami mengikuti musik yang sedang jadi tren. Setiap album Kotak, musiknya selalu berbeda, tapi tetap rock," kata Cella lagi.

Diakui Cella, meramu musik yang berbeda dari musik yang diusung Kotak sudah menjadi kebiasaan bagi Kotak sejak terbentuk. Sehingga menurutnya hal tersebut tidak memiliki kesulitan yang tinggi.

Di album terbarunya ini juga, Kotak sekaligus berperan sebagai produser. "Untuk album itu, kami semua produserin sendiri," ujar Tantri. *** (SS)

SHARE