5 Mitos Tentang Keseimbangan Kehidupan Kerja - Male Indonesia
5 Mitos Tentang Keseimbangan Kehidupan Kerja
MALE ID | Works

Work-Life Balance atau keseimbangan kehidupan kerja adalah suatu keadaan dimana individu mampu mengatur dan membagi antara tanggung jawab pekerjaan, kehidupan dan tanggung jawab lainnya sehingga tidak terjadi konflik antara kehidupan dengan karir pekerjaan.

kerja - male IndonesiaPhoto by Andrew Neel on Unsplash

Keseimbangan hidup-kerja adalah hal yang populer akhir-akhir ini. Sayangnya, tampaknya sebagian besar dari apa yang Anda ketahui adalah kebohongan. Mengutip laman Entrepreneur, berikut ini lima mitos tentang keseimbangan kehidupan kerja.

  Hidup Perlu Dikotak-Kotakkan
Mengkotak-kotakan di sini artinya perlu memisah-memisahkan kehidupan. Misalnya, membagi waktu 50-50 di mana Anda menghabiskan setengah dari waktu di tempat kerja dan yang lain di rumah. 

Masalahnya adalah tidak mungkin membagi waktu Anda secara merata seperti ini. Akan ada hari-hari ketika Anda bekerja 10 jam. Imbalannya adalah bahwa akan ada orang lain ketika Anda hanya bekerja selama beberapa jam.

Alih-alih memaksa diri Anda untuk mengkotak-kotakkan hidup Anda, curahkan waktu yang tepat pada prioritas Anda saat ini. Jika Anda mendekati tenggat waktu, maka Anda mungkin harus bekerja berjam-jam. 

Anda mungkin kehilangan waktu berkualitas dengan keluarga dan teman Anda saat ini. Namun, ketika Anda memenuhi tenggat waktu itu dan merayakannya dengan liburan, maka saat itulah Anda menebus waktu berkualitas itu.

Anda Bisa Memiliki Semuanya
Seperti yang dikatakan oleh CEO Evernote, Chris O'Neill kepada New York Times , “Yang benar adalah bahwa tidak mudah menyeimbangkan pekerjaan dengan teman atau keluarga. Saya sering bepergian. Saya tidak pulang tepat waktu untuk makan malam secara teratur,” katanya.

Artinya, Anda tidak mungkin Anda bisa mendapatkan semuanya. Seperti nongkrong dan diam diri di rumah bersama keluarga. Jangan jatuh pada perangkap bahwa Anda dapat memiliki semuanya atau melakukan semua yang Anda inginkan. Terkadang Anda harus menyerahkan hal-hal tertentu sambil mengejar tujuan dan impian Anda. 

Semakin cepat Anda menyadari hal ini, semakin cepat Anda dapat menghilangkan hal-hal yang tidak perlu dari hidup Anda sampai Anda mencapai tujuan Anda.

Manajemen Waktu adalah Jawabannya
Pasti keseimbangan kehidupan kerja jawabannya adalah manajemen waktu. Pada saat yang sama, ini adalah konsep yang sudah ketinggalan zaman. Kenyataannya adalah bahwa sebagai pemilik bisnis, tidak dapat sepenuhnya bisa berbuat dengan manajemen waktu. 

Untuk mengatasi ini, Anda harus selektif dengan bagaimana Anda menghabiskan waktu Anda. Itu berarti menghabiskan energi Anda untuk tindakan yang tepat pada waktu yang tepat.

Teknologi Memberi Banyak Waktu Luang
Otomatisasi telah membuat hidup menjadi jauh lebih nyaman. Namun, itu tidak menjamin untuk menambahkan lebih banyak jam ke aktivitas harian Anda secara ajaib. Misalnya, Anda dapat menggunakan chatbots untuk menangani pertanyaan layanan pelanggan yang diperlukan. 

Kecerdasan buatan dapat memberi Anda saran cerdas tentang cara menjadwalkan rapat. Tetapi, Anda masih perlu berinteraksi dengan pelanggan secara pribadi dan merencanakan pertemuan produktif Anda sendiri.

Dengan kata lain, teknologi adalah bantuan. Tapi, itu tidak akan melakukan segalanya untuk secara harfiah. Anda masih perlu melakukan sedikit usaha.

Semuanya Harus Dijadwalkan
Tugas dan janji penting selalu masuk ke kalender Anda. Tapi, itu tidak berarti Anda harus menjadwalkan seluruh hidup Anda secara harfiah. Ini tidak realistis dan menambah stres pada kehidupan Anda yang sibuk. Dan, telah ditemukan bahwa orang lebih bahagia ketika kegiatan rekreasi terjadi secara spontan .

Jadi, sementara Anda harus menggunakan kalender Anda untuk mengatur hidup Anda, jangan berlebihan. Sisakan ruang kosong sehingga Anda dapat mengambil kopi dengan teman atau duduk santai di depan televisi. *** (SS)

SHARE