Penuh Kasih, Big Thief Rilis Lagu Forgotten Eyes - Male Indonesia
Penuh Kasih, Big Thief Rilis Lagu Forgotten Eyes
MALE ID | News

Pada pekan awal Oktober 2019, Big Thiet mengeluarkan single kedua meraka dari album yang berjudul Two Hands. Two Hands adalah album keempat mereka. Tidak termasuk masing-masing album solo dari personil mereka, Lenker's dan gitarisnya Buck Meek di tahun 2018 lalu.

Photo: doc.pribadi/istimewa

Single baru Big Thiet dalam album keempatnya ini berjudul "Forgotten Eyes". Lagu ini menawarkan interpoksi diri mereka. Mengingatkan pendengarnya untuk merewat orang-orang di sekitar. 

Two Hands sendiri menindaklanjuti dari album Big Thief's May,  UFOF, dan vokalis sekaligus penulis lagu Adrianne Lenker menggambarkan keduanya bahwa masih ada saling berhubungan. 

"UFOF dimaksudkan untuk lebih fokus pada jenis permainan halus yang tidak dapat diukur dan ditangguhkan dengan tekstur dan warna dan layering dalam produksi, menatap ke dalam jurang," katanya lewat siaran pers yang diterima MALE Indonesia. 

Two Hands, kata dia, lebih merupakan mikro, memperbesar darah dan jaringan dan nyali menjadi manusia, tulang mentah, apa adanya, tidak banyak melapisi, sampai hanya penampilan diri mereka di ruangan.

"Lalu tidak ada reverb, hanya kulit dan daging dan manusia, keterbatasan, fisik. Tapi saya pikir masing-masing berisi bagian dari yang lain," tambahnya.

Nah, album Twoo Hands ini sebarnya dibikin lima hari setelah mereka menyelesaikan rekaman untuk UFOF. Dari sana mereka pergi ke Sonic Ranch di kota kecil Tornillo, Texas untuk merekam Two Hands.

Meskipun materi untuk UFOF dan Two Hands berasal dari kumpulan 50 lagu yang sama yang ditulis Lenker sejak periode 2017, kedua album ini tidak bisa lebih berbeda dalam nada dan langit-langit emosional. 

Big Thief selalu berusaha keras untuk membuat album tunggal mereka sepenuhnya terbentuk dan mandiri. Pada tahun 2017. "Saya benar-benar suka membuat album dan memikirkan album secara keseluruhan, bukan hanya lagu individu atau single atau hanya lagu, tetapi seluruh keseluruhan album," kata Lenker kepada NPR.

Big Thief dari album ke album, penuh kegigihan. Dan band inilah yang paling menginspirasi. Dengan jadwal tur yang lengkap, bukan hanya terpuji bahwa mereka telah berhasil tetap konsisten, dan itu juga mengesankan bahwa mereka sudah lebih baik melakukannya.

Lenker juga telah membuktikan bahwa dia adalah salah satu penulis lagu paling penting yang bekerja saat ini. Dia dapat bernyanyi dengan nada mengancam tentang kekerasan. Hal itu termatub dalam lagu "The Toy" ("Mainan di tanganku adalah nyata" hanya dapat menyulap gambar senjata).

Bahkan ia juga bisa penuh kasih di judul lagu "Two Hands" ("Entah bagaimana kita ada/di lipatan, dan Saya akan mencium/kedua tangan, misteri di depan kita"). *** (SS)

SHARE