Kondisi Buruk, Ozzy Osbourne Tunda Konser - Male Indonesia
Kondisi Buruk, Ozzy Osbourne Tunda Konser
MALE ID | News

Ozzy Osbourne kembali menunda tur bertajuk No More Tours 2 Tour, kali ini di Inggris Raya dan Eropa. Tadinya, konser ini dijadwalkan pada pertengahan 2019 yang lalu ditunda awal 2020.

Photo: Alberto Cabello/flickr

Kabar penundaan itu disampaikan Osbourne lewat video yang diunggahnya. Namun ia tidak menjelaskan kapan tur Inggris Raya dan Eropa kembali digelar. Ia menyebut, kondisinya kurang sehat sejak 2019 lalu. Ada masalah pada bagian tulang belakang dan lehernya sehingga harus dioperasi.

Penjelasan itu dilengkapi CT Scan dari samping dan dari depan tubuhnya. Ia berkelakar bahwa di dalam lehernya terdapat mur dan baut lebih banyak ketimbang mobilnya.

“Saya tidak sekarat, saya sedang pemulihan. Hanya butuh sedikit lebih lama dari yang diperkirakan semua orang,” kata Osbourne, seperti dikutip dari NME.

“Saya bosan terjebak di tempat tidur sepanjang hari. Saya tidak sabar turun dari tempat tidur dan memulai lagi. Tetapi kalian harus sedikit lebih sabar.”

Di samping itu, ia juga menjelaskan bahwa tur Amerika Utara yang dimulai pada Mei 2020 tetap berjalan. Ia menegaskan akan tampil 100 %.

Penundaan tur sudah terjadi sejak tahun 2018. Pada Oktober 2018, tur Amerika Serikat dibatalkan karena Ozzy Osbourne harus menjalani operasi tangan kanan.

Kemudian, pada Januari 2019, ia dirawat di rumah sakit karena mengidap flu yang bermuara menjadi paru-paru basah. Sebulan berselang, ia mendapat perawatan intensif di sebuah rumah sakit swasta. Kesehatannya memburuk dan dikhawatirkan terkena radang paru-paru.

Akhirnya Osbourne menunda tur sepanjang tahun 2019. Dokter menyarankan agar dirinya beristirahat sampai benar-benar pulih setelah mengalami sakit pneumonia.

Kondisinya selalu dipantau oleh dokter, terutama setelah serangkaian kecelakaan dan cedera yang dialami sang vokalis Black Sabbath dalam beberapa tahun terakhir.

Kondisi kesehatan Ozzy Osbourne menarik perhatian peneliti Bill Sullivan yang baru saja merilis buku penelitian bertajuk Pleased to Meet Me: Genes, Germs and the Curious Forces that Make Us Who We Are. Dalam buku itu, Sullivan mengklaim bahwa musisi Osbourne adalah mutan.

Dikutip dari NME, Sullivan merupakan profesor di Indiana University School of Medicine yang meneliti tentang genetika. Ia menggunakan penelitian oleh Gnome, perusahaan riset yang mempelajari DNA Osbourne pada 2010 silam.

Penelitian itu dilakukan untuk mengetahui bagaimana Osbourne hidup panjang umur meski mengkonsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang secara berlebihan. [GP]

SHARE