Berbagi Cerita di Odyssey Art & Music Talk - Male Indonesia
Berbagi Cerita di Odyssey Art & Music Talk
Sofan | Whats Up

Bersamaan dengan event spektakuler Odyssey yang diselenggarakan di Artotel Beach Club pada tanggal 10-13 Oktober2019. Ada momen penting dan menginsipirasi yakni dengan pula diselenggarakan bincang-bincang dan diskusi mengenai dunia musik dan seni yang diadakan di Artotel Sanur, Bali bersama bintang tamu yang sudah tidak perlu ditanyakan kapabilitasnnya.

Male Indonesia

Di bagi menjadi dua konsep topik pembicaraan yakni Art Talk dan Music Talk. Dimana pada sesi pertama dari dunia seni dan sesi kedua dan tiga lebih memfokuskan Industri musik.

Memotivasi dan menginspirasi menjadi tujuan dari bincang-bincang kali ini, yang membuka mata pendengarnya terhadap perkembangan dari beberapa sudut bidang. Termasuk bagaimana menemukan, menjalankan, dan meraih kesuksesan saat memilih dunia seni sebagai pilihan.

Kegiatan Art Talk menghadirkan pembicara Amalia Wirjono, founder dari Art Dept ID; Monika Irayati Irsan, Founder dari Erudio School of Art; dan Abenk Alter, seniman muda Indonesia; serta Joeng Ok Joen, seorang kurator dan konsultan seni, sebagai moderator.

Odyssey-Male Indonesia

Proses diskusi berjalan seru dan membuka mata, dengan masing - masing pembicara saling menceritakan tidak hanya pengalaman dan transisi tapi juga tips sekaligus perkembangan di dunia seni yang semakin berkembang seiring perkembangan dunia digital dan media sosial.

Abenk Alter, hadir menjadi perwakilan dari generasi muda yang berjuang menemukan keunikannya dan potensi saat masih menjalani karir sebagai musisi hingga mencoba jalur pelukis sebagai fokusnya dalam berkarir.

“Di dunia seni, menemukan identitas diri di dunia seni penting. Sehingga kita bisa menjalaninya secara balance, antara menjadi sosok idealis dan komersil,”ujar Abenk.

Odyssey-Male Indonesia

Sedangkan dari penjelasan Amalia Wirjono, melihat perkembangan dan potensi seniman Indonesia yang begitu besar. Bahkan beberapa diantaranya sukses secara Internasional

“Dunia seni begitu dinamis, dengan generasi muda yang semakin menghargai seni semakin banyak dan menjadi pertanda bagus,”jelasnya

Odyssey-Male Indonesia

Lalu dari sudut pandang Monika Irayati, melihat bagaimana semakin berkembangnya pendidikan seni di Indonesia. Dan pentingnya membuka pemahaman baru bagi orang tua dan dukungan yang diberikan terhadap anak yang memiliki ketertarikan di dunia seni hingga memilih karir di jalur seni.

Masing-masing pembicara memberikan penjelasan secara terbuka mengenai dunia seni dari berbagai sisi sehingga pendengar mendapatkan gambaran yang jelas mengenai apa yang terjadi dan apa yang harus dilakukan.

male Indonesia

Dan di sesi kedua, Music Talk menghadirkan pembicara Ali The Beat, Fadi & Mikey Moran (Bali Praia), Ibam Adam & Hudi Ardianto (Sonar Inc), Halim Ardie (Rainforest Pavilion), Harvy Abdurachman (Double Deer), Johny Grim (Tantra Bali/Socasora), dan Murtang (JavaBass/Goodfellas).   

Pada sesi ini,para pembicara banyak membahas bagaimana peran dunia teknologi, media sosial, Media massa, dan musisi bersama profesi penting yang berada di sekelilingnya memiliki peran besar menjadikan sebuah karya yang bagus dikenal lebih luas.

Dijelaskan bahwa setiap aspek yang ada harus berjalan bersama. Dan bila dilakukan dengan baik, musisi memiliki ruang gerak dalam berkreativitas yang lebih baik.

SHARE