David De Gea Akui Masa Suram Bersama Setan Merah - Male Indonesia
David De Gea Akui Masa Suram Bersama Setan Merah
MALE ID | Sport & Hobby

Manchester United belum mampu keluar dari masa-masa sulitnya di musim 2019/2020. Kiper utama MU, David De Gea mengakui jika ini adalah periode terburuknya di Old Trafford sejak didatangkan pada tahun 2011. Akibat kekalahan melawan Newcastle, MU terpuruk di posisi ke-12 klasemen Liga Inggris.

Photo credit: Saul Tevelez on Visualhunt / CC BY

Dalam pertandingan tersebut, Setan Merah harus mengakui keunggulan Newcastle 0-1. Gol Newcastle dicetak Matthew Longstaff di menit ke-72. Ini merupakan kekalahan ketiga MU di musim 2019/2020.

David De Gea lantas meminta maaf kepada fans MU dan meminta rekan-rekannya untuk segera berbenah.

“Saya pikir banyak hal harus diperbaiki. Ini adalah momen sulit buat kami, namun kami tetap bersatu dan terus berjuang. Saya tidak tahu apa yang terjadi. Kami bahkan tidak mampu mencetak satu gol di dua laga terakhir. Sulit berkata-kata. Maaf kepada para suporter,” kata De Gea, mengutip dari Goal.

Awal buruk Manchester United dalam 30 tahun terakhir
Pasca ditinggalkan Alex Fergusson, MU tampaknya masih mengalami kesulitan tiap musimnya di Liga Inggris. Celakanya, musim ini sendiri menjadi start terburuk MU dalam 30 tahun terakhir. Mereka hanya menang tiga kali, imbang dua kali dan tiga kali menderita kekalahan.

Terakhir kali mereka mendapatkan start buruk adalah musim 1989/1990 saat hanya mampu mengumpulkan 8 poin dari delapan laga awal. Kekalahan dari Newcastle juga menjadi catatan buruk sendiri bagi Ole Gunnar Solskjaer.

Di bawah asuhannya, MU belum pernah menang dalam 8 laga away terakhir mereka dengan catatan 5 kekalahan dan 3 hasil imbang. Hal ini menjadi ironis karena musim lalu ia digadang-gadang mampu membawa kembali MU ke papan atas Liga Inggris usai menggantikan Jose Mourinho.

Kini, klub dalam kondisi cukup mengkhawatirkan. Mereka hanya selisih dua angka dari jurang degradasi. Lawan yang menanti di depan mereka juga terbilang tidak mudah, seperti Liverpool.

Ditambah lagi, Manchester United sendiri sedang dipusingkan dengan deretan cedera yang diderita pemain intinya. Tapi mereka beruntung, karena sebelum kompetisi berlanjut, akan ada jeda internasional terlebih dahulu.

“Jeda internasional datang di waktu yang sempurna. Karena, kepala para pemain butuh sedikit angin,” kata Solskjaer, mengutip Goal. [GP]

SHARE