Mendapat Kritikan di Kantor, Sikapi dengan Bijak - Male Indonesia
Mendapat Kritikan di Kantor, Sikapi dengan Bijak
MALE ID | Works

Setiap orang pasti pernah mendapat kritikan. Entah itu tujuannya membangun atau tidak. Dan bagi Anda yang sering dikritik oleh atasan, pasti ada sebabnya atasan melakukan hal tersebut.

Photo by Sebastian Herrmann on Unsplash

Sebaiknya, Anda tidak menunjukkan sikap penolakan. Tetap bersikap profesional jika atasan memberi kritik. Begini cara menyikapi kritikan di kantor dengan bijak, seperti dilansir dari Swara Tunaiku.

Mendengarkan
Bersikap bijak tidak mudah. Sebaiknya dengarkan terlebih dahulu orang yang mengajak bicara. Sebelum lawan bicara berhenti, jangan memotongnya.

Jadi, lebih baik dengarkan atasan, meskipun ia sedang mengomentari hasil kerja atau sikap Anda.

Tujuannya agar Anda mengerti arah pembicaraan dan poin yang penting. Melalui cara ini, Anda tidak akan salah paham.

Mengendalikan reaksi
Mengendalikan emosi itu bukan perkara mudah. Akan tetapi, Anda harus tetap melakukannya demi kebaikan Anda di masa berikutnya. Saat dikritik atasan, tetap kontrol reaksi, tetap tenang dan jangan tersulut emosi.

Bagaimanapun, sikap Anda harus dijaga ketika berhadapan dengan atasan. Sepanjang hal itu masih wajar, hindari memberikan reaksi negatif.

Memahami
Proses memahami kritikan atasan memang tidak mudah karena ada berbagai tipe atasan dalam memberikan komentar. Jadi, usahakan menerima apa yang dibicarakan agar Anda paham maksudnya.

Setelah mendapatkan poin-poin tersebut, tanyakan jika ada beberapa hal belum dipahami. Jangan terkesan membela diri apalagi sampai menyinggung atasan.

Fokus
Tips berikutnya adalah tetap fokus dan berpikir positif. Fokus adalah sikap yang menguntungkan Anda. Meskipun mendapat kritikan, Anda harus fokus memahami perkataan atasan.

Kecenderungan berpikir negatif juga merupakan sifat dasar manusia ketika mendapatkan perlakuan yang kurang menyenangkan, termasuk kritikan. Sikap tidak terima karena tersinggung atas kritikan atasan sangat berpengaruh pada penilaian Anda pada atasan.

Persepsi itu harus dihilangkan. Ambillah sisi positif bahwa ia ingin membuat Anda lebih baik lagi dan bersedia introspeksi diri.

Evaluasi diri
Evaluasi diri harus dilakukan usai mendapat kritikan dari atasan. Proses ini merupakan salah satu cara untuk membuktikan janji akan bekerja lebih baik. Jagalah sikap dan kinerja untuk memberikan yang terbaik ke perusahaan.

Evaluasi diri diawali dari sikap, kompetensi, dan hasil pekerjaan. Jadi, ketahuilah kelemahan Anda dan cobalah meningkatkannya.

Seseorang memang cenderung melakukan pembelaan jika dikritik, terlebih jika kritikannya pedas atau tuntutan berlebihan. Perasaan sensitif akibat dikritik juga menimbulkan reaksi tak terkendali. [GP]

SHARE