Kenapa Samsung Hentikan Produksinya di Cina? - Male Indonesia
Kenapa Samsung Hentikan Produksinya di Cina?
Gading Perkasa | Digital Life

Samsung Electronics berhenti memproduksi ponsel di Cina. Ini karena pangsa pasar mereka di sana terus turun. Sebelumnya, Samsung memang telah memangkas produksi ponsel dari pabriknya yang berlokasi di Huizhou.

Photo: Pixabay

Langkah Samsung mengikuti produsen ponsel lain yang juga menghentikan produksinya di Cina. Alasannya, karena upah buruh yang terus naik dan perlambatan ekonomi yang terjadi.

Sony sebelumnya juga mengatakan menutup pabrik telepon selular di Beijing, dan hanya memproduksi di Thailand. Saat ini, hanya Apple yang masih terus memproduksi perangkat mereka di Negeri Tirai Bambu.

Seperti dikutip dari Reuters, pangsa pasar Samsung di Cina anjlok menjadi hanya 1 %, dari 15 % pada pertengahan 2013 lalu. Pangsa pasar Samsung tergerus oleh Huawei dan Xiaomi.

“Di Cina, masyarakat membeli smartphone berharga murah dari merek-merek domestik, sementara untuk smartphone high end, mereka banyak membeli dari Apple atau Huawei. Harapan Samsung kecil,” kata Analis dari Cape Investement & Securities, Park Sung-soon.

Samsung yang sekarang menjadi produsen smartphone nomor satu dunia, mengatakan keputusan menghentikan produksi di Cina adalah keputusan sulit. Walau tak lagi berproduksi, mereka tetap akan terus menjual produknya di sana.

Sampai saat ini, Samsung masih belum menjelaskan berapa kapasitas dan jumlah pegawai di pabriknya di Huizhou. Pabrik itu dibangun pada 1992. Media di Korea Selatan pernah menyebut, pabrik itu mempekerjakan 6.000 pegawai dan memproduksi 63 juta unit di tahun 2017.

Kini, Samsung lebih banyak memproduksi smartphone di negara-negara berbiaya rendah, seperti India dan Vietnam.

Sementara itu, lembaga pemeringkat Fitch sempat mengatakan bahwa Samsung akan menjadi pihak yang diuntungkan di tengah perang antara Huawei dan pemerintah AS.

Fitch menjelaskan, Apple bisa menjadi korban selanjutnya dari perang dagang antara AS dan Cina. Diperkirakan perang dagang akan mempercepat penurunan pangsa pasar di Cina.

Oleh karena itu, Fitch memprediksi Samsung bisa meningkatkan pangsa pasar di tengah kesulitan yang tengah menimpa Huawei.

“Samsung dapat memulihkan pangsa pasar, terutama di wilayah seperti Eropa, Asia, Cina, dan Amerika Selatan, di mana Huawei mencapai sebagian besar pertumbuhannya dalam kuartal terakhir,” kata Fitch. [GP]

SHARE